Posted on

Kepiting | khasiat kepiting

Kepiting adalah makanan laut yang kaya akan nutrisi.

Kepiting punya banyak jenis, ada yang bisa dimakan dan ada yang tidak bisa makan (mengandung racun).

Habitat kepiting laut ada yang hidup di darat seperti kepiting pasir, ada yang tinggal di dasar laut atau di air.

Kenali bentuk, habitat, manfaatnya, kepiting laut dan sebagainya.

1. Bentuk atau Jenis
Bentuk kepitingnya bermacam-macam sesuai dengan jenis kepiting itu sendiri. Ada yang memanjang, melebar dan ada juga persegi panjang. Contoh salah satu jenis kepiting terlihat pada gambar di bawah ini (Jenis Kepiting Bakau).

Bagian luar kepiting atau kepiting sangat keras karena mengandung kapur.

Memiliki beberapa kaki di sisi kiri dan kanan dan menunjuk jari kaki. Kaki belakang melebar (di gunakan untuk berenang) tapi ada juga kepiting yang tidak memiliki kaki renang.

Di bagian depan di kiri dan kanan, ada gesper besar. Berfungsi untuk merobek makanan dan sebagai senjata melawan predator.

2. Habitat
Habitat kepiting adalah jenisnya. Seperti kepiting pasir, hidupnya di pantai berpasir pantai. Kepiting bakau, tinggal di dasar laut dan ditemukan di antara bakau berlumpur.

3. Regenerasi
Kepiting diregenerasi dengan bertelur. Selama telur kepiting belum menetas, induk kepiting menelurkan telur di bagian bawah tubuhnya. Jika ada beberapa bagian kaki atau cakar yang pecah, maka akan segera tumbuh dengan sendirinya. Kepiting tumbuh dengan mengubah kulit. Pada kulit kepiting baru masih empuk, karena tidak mengandung kapur. Kulit kepiting mulai mengeras sekitar 4-5 hari.

4. Nutrisi dan manfaatnya
Manfaat kepiting yang bisa dimakan seperti kepiting bakau dan rajungan kepiting. Kepiting memiliki banyak manfaat bagi tubuh kita, diantaranya:

5. Asam lemak omega-3
Kandungan asam lemak omega-3 dalam kepiting berfungsi menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah, meningkatkan fungsi sistem saraf dan kesehatan mata, meningkatkan kecerdasan otak, meningkatkan kekebalan tubuh.

* Lemak jenuh
Kandungan lemak jenuh sangat rendah, yaitu 0,2 gram / 100 gram.

* Tembaga Mineral
Berfungsi sebagai komponen enzim redoks, membantu pembentukan bintik merah, otot, saraf, tulang dan otak. Sehingga untuk mencegah penyakit tulang dan saraf.

* Seng mineral
Berfungsi sebagai komponen pembentukan sel darah merah, sistem kekebalan tubuh, mencegah pembesaran prostat dan mencegah rambut rontok.

*Selenium Mineral
Selenium adalah antioksidan yang berfungsi mencegah kerusakan sel akibat kanker yang menyebabkan radikal bebas dan penyakit jantung.

* Protein
Berguna sebagai pembentuk enzim, pembentukan organ dan sel otot, pembentukan hormon, perbaikan sel yang rusak, pengatur metabolisme, dan pembangun sistem kekebalan tubuh.

* Vitamin B 12

Berfungsi memperbaiki kesehatan saraf dan kulit, meningkatkan metabolisme asam amino dan asam lemak, menghasilkan sel darah merah.

Posted on

Lobster | Udang Karang

Mengenal, mengetahui serta memahami Lobster (Udang Karang) air laut.

Bentuk lobster hampir sama dengan udang lainnya, namun lobster atau udang karangmemiliki kulit yang keras (mengandung zat kapur).

Di kepala ada 2 buah antena panjang yang berfungsi melindungi diri dari predator. Selain itu, di bagian kepala ada 2 buah tanduk pendek yang melengkung.

Di bagian kaki bentuknya hampir sama dengan kepiting.

Lobster Air laut (Udang Karang) bergerak di dasar laut dengan menggunakan kakinya, sesekali berenang secara mundur dengan menggunakan kibasan ekornya.

Adapun kebiasaan lobster air laut, diantaranya:

Makanan
Lobster (Udang karang) air laut suka memakan daging  ikan segar, rumput laut, kepiting dan sebagainya. Lobster tidak menyukai daging ikan busuk.

Aktivitas
Lobster atau udang karang laut mulai bergerak untuk mencari makanan pada saat matahari mulai terbenam dan berhenti beraktifitas aktivitas sebelum matahari terbit. Namun, jika air laut keruh, lobster (udang karang) keluar mencari makan.

Pertumbuhan
Lobster air laut berkembang biak dengan cara bertelur. Lobster meletakkan telur di dasar perutnya, sama seperti kepiting yang meletakkan telurnya di bagian bawah perut.

Lobster laut sangat lamban dalam pertumbuhan. Lobster memakan waktu antara 3-7 bulan untuk menambah berat 1 ons, tergantung makanan dan daerahnya.

Lobster air laut (Udang Karang) memiliki 4 jenis dan dapat  dibedakan dari warnanya, antara lain:

1. Lobster Pakistan

Lobster jenis Pakistan adalah lobster yang suka mengembara, berpindah-pindah tempat untuk mencari makan. Lobster Pakistan dapat  ditemukan di kedalaman 4 meter-500 meter.

Jenis ini juga ditemukan di dasar laut yang terdapat bebatuan karang, atau pasir. Penangkapan lobster adalah pekerjaan saya sebagai nelayan, jadi paham betul daerah mana yang terdapat Udang Karang.

2. Lobster Batu atau Kombet
Lobster jenis batu memiliki bentuk tubuh yang agak pendek dari spesies lain dan warnanya coklat kehitam-hitaman.
Batu Lobster ditemukan di perairan dangkal, pada kedalaman 4 meter-50 meter. Selain itu, Lobster Stone juga banyak ditemukan di terumbu karang besar.

3. Lobster Bambu
Lobster bambu diwarnai menjadi warna, di bagian kepala ada rona hitam. Mirip dengan lobster merah, lobster bambu juga memiliki kebiasaan berpindah tempat. Lobster jenis ini juga sering ditemui antara bebatuan dan dasar laut berpasir.
Lobster (Udang Karang) air laut adalah udang yang sangat sensitif terhadap lingkungannya.

4. Lobster Mutiara
Lobster yang satu ini benar-benar seindah namanya. Lobster mutiara memiliki warna khas dari jenis lobster lainnya.
Warna Lobster Mutiara memiliki banyak corak warna  seperti yang terlihat di ata ini. Lobster mutiara biasanya ditemukan di pinggir laut berbatu atau terumbu karang besar di kedalaman 4 meter-100 meter.
Menurut pengalaman saya sebagai nelayan Lobster atau udang karang air laut.

Manfaat makan seafood Lobster (Udang Karang) air laut.

* Omega 3
Omega 3 yang merupakan kombinasi antara EPA dan DHA bermanfaat sebagai antidepresan. Lemak omega 3 baik untuk perkembangan sel otak dan meningkatkan kemampuan otak.
Ini bisa menurunkan kolesterol, mengurangi penyakit jantung dan mengurangi risiko pembekuan darah.

  • Thiamin (Vitamin B1)
    Vitamin B1 berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit.
  • Riboflavin (Vitamin B2)
    Vitamin B2 berperan dalam pembentukan sel darah merah, glikogen, molekul steroid.
  • Niacin (Vitamin B3)
    Vitamin B3 bermanfaat sebagai antioksidan. Perbaiki sistem pencernaan dan kurangi gangguan pada lambung dan usus.
  • Vitamin B6
    Vitamin B6 adalah pyridoxine yang sangat bermanfaat untuk pertumbuhan tubuh.
  • Vitamin B12
    Vitamin B12 berperan dalam kesehatan sel saraf. Memainkan peran penting dalam pembuatan DNA manusia dan RNA.
  • Vitamin E
    Vitamin E yang terkandung dalam lobster air laut berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit, mata, sel darah merah dan hati.
  • Kalsium
    Kalsium sangat berguna untuk metabolisme tubuh, koneksi syaraf, kerja jantung, gerakan otot, menjaga keseimbangan cairan tubuh, mencegah osteoporosis, menyeimbangkan tingkat keasaman darah.
  • Besi
    Besi dikenal sebagai mineral utama yang membentuk sel darah merah.
  • Folat
    Kekurangan mineral ini bisa menyebabkan anemia (kekurangan darah) 

 

  • Magnesium
    Tekanan darah rendah, membantu menjaga kekuatan tulang dan membatasi efek radikal bebas.
  • Fosfor
  • Menjaga kesehatan gigi dan gusi, serta sintesis DNA dan penyerapan kalsium bagi tubuh.
  • Seng (seng)
    Berguna untuk kesehatan kulit, menjaga kadar gula dalam darah dan sangat penting bagi perkembangan anak.
Posted on

Seafood | Makanan Laut

makanan laut

Manfaat seafood untuk kesehatan.

Kita tahu bahwa ada berbagai jenis hewan laut yang kaya akan manfaat kesehatan bagi tubuh. Contohnya seperti ikan, udang, cumi, kepiting mengandung vitamin dan mineral yang sangat tinggi.

Hampir semua jenis makanan laut mengandung Omega 3 yang baik untuk kesehatan jantung.

Adapun beberapa jenis manfaat yang bisa Anda ketahui, diantaranya:

Kaya akan protein
Seafood merupakan sumber protein terbaik dibandingkan jenis makanan darat, seperti daging sapi, ayam dan lain-lain.

Asam lemak omega-3
Asam lemak omega 3 yang ditemukan pada ikan dan udang dapat membantu mengurangi kolesterol darah. Omega 3 juga bisa membantu regenerasi sel-sel di tubuh yang rusak.

Kalsium
Kalsium yang ditemukan dalam makanan laut sangat baik untuk kesehatan tulang dan gigi.

Membantu memperbaiki kecerdasan otak

Protein dan Omega 3 ditemukan pada ikan dan udang sangat baik untuk kecerdasan otak.  Namun, otak juga membutuhkan nutrisi agar bekerja lebih baik.

Memperlambat penuaan dini
Asam lemak omega 3 dan protein yang terkandung dalam ikan cumi dan udang dapat membantu regenerasi sel tubuh, sehingga memperlambat penuaan dini.

Melindungi kulit dari sinar ultraviolet
Minyak ikan atau omega 3 pada makanan laut bisa membantu mencegah kanker kulit.

Dan perlu Anda ketahui, ada lebih banyak manfaat dari mengkonsumsi makanan laut untuk kesehatan tubuh.

Di bawah ini juga ada beberapa informasi mengenai nilai gizi seafood (diambil dari tabel informasi komposisi makanan Indonesia Tahun 2009), diantaranya:

1. Kepiting mengandung 91 kkal, 19 gr protein, dan Below.7 gr lemak.
2. Udang segar mengandung 91 kkal, 21 gr protein, dan 0,2 gr lemak.
3. Ikan Baronang mengandung 78 kkal, 14,5 gr protein, dan 0,6 gr lemak.
4. Gurame fish sweet acid mengandung 192 kcal, 12,7 gr protein, dan 10,1 gr lemak.
5. Cumi-cumi mengandung 75 kkal, 16,1 gr protein, dan 0,7 gr lemak. Jika digoreng, maka nilai nutrisinya menjadi 265 kkal, 40,6 gr protein, dan 10,1 gr lemak.