Penyebab beragamnya suku dan budaya di Indonesia adalah

Jakarta, CNN Indonesia --

Indonesia merupakan salah satu negara dengan keberagaman suku bangsa dan budaya yang besar di dunia. Setidaknya, ada 300 kelompok etnis dan 1.340 suku di Tanah Air.

Faktor penyebab keberagaman suku bangsa dan budaya Indonesia ini terdiri atas empat hal. Mulai dari letak wilayah, bentuk negara yang kepulauan, kondisi alam yang beraneka, hingga kondisi transportasi dan komunikasi di masing-masing daerah.

Melansir Buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Paket B Setara SMP/MTs Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi bertajuk 'Keragaman dalam Bingkai Bhineka Tunggal Ika', berikut penjelasannya.

1. Letak strategis wilayah Indonesia

Secara geografis, Indonesia diapit oleh dua benua, yaitu Asia dan Australia. Selain itu, Indonesia juga diapit oleh dua samudra, yakni Samudra Hindia dan Samudra Pasifik.

Bila digambarkan, letak wilayah Indonesia ada di daerah silang alias strategis. Pada zaman dulu, letak Indonesia yang berada di wilayah strategis ini membuat berbagai kelompok pedagang singgah ke Nusantara.

Mereka tidak hanya membawa barang dagangan, namun juga pengaruh kebudayaan kepada masyarakat Indonesia. Apalagi, para pedagang itu berasal dari aneka ras dan suku.

Hal ini memberi berbagai pengaruh ke suku bangsa dan budaya di Indonesia. Maka tak heran, ada banyak suku, agama, dan ras di dalam negeri sampai saat ini.

Misalnya, ada orang keturunan Belanda, Inggris, Portugis, Spanyol, China, India, sampai Jepang di Indonesia. Kebetulan, bangsa-bangsa itu memang datang ke Indonesia sejak zaman dulu.

2. Negara kepulauan

Selain letaknya yang strategis, faktor yang menyebabkan perbedaan suku bangsa di Indonesia adalah kondisi negara kepulauan. Secara total, ada 16.771 pulau di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke.

Hal ini membuat hubungan antarmasyarakat di pulau yang satu dengan yang lainnya kerap terhambat, sehingga masyarakat di pulau tertentu mulai mengembangkan kebiasaannya sendiri.

Tak hanya kebiasaan, masyarakat di masing-masing pulau juga mengembangkan adat, budaya, sampai kepercayaannya masing-masing. Alhasil, Indonesia semakin beragam.

Masing-masing daerah jadi punya suku, bahasa, budaya, sistem kepercayaan, agama, sampai norma dan nilai yang berbeda-beda di masyarakatnya.

Contohnya, bahasa orang Padang berbeda dengan orang Jawa. Bahasa Padang lebih banyak terkena pengaruh Melayu, sementara bahasa Jawa menyerap pengaruh India.

Kondisi ini yang menjadi salah satu faktor penyebab keberagaman suku bangsa dan budaya Indonesia.

3. Kondisi alam

Faktor penyebab keberagaman budaya di Indonesia berikutnya adalah kondisi alam. Sama halnya dengan budaya yang berbeda-beda di masing-masing daerah, kondisi alamnya juga tak sama.

Hal ini tentu berdampak pada keberagaman di Indonesia karena mempengaruhi kebiasaan, mata pencaharian, makanan pokok, pakaian, kesenian, bentuk rumah, tata kehidupan masyarakat, sampai kepercayaan di tiap daerah.

Masyarakat yang berada di pegunungan misalnya, mata pencahariannya bercocok tanam sebagai petani. Mereka mungkin lebih terbiasa makan sayuran dan buah karena mudah mendapatkannya.

Sementara masyarakat yang tinggal di pesisir pantai dan mata pencahariannya melaut sebagai nelayan, mungkin lebih jarang makan sayur dan buah. Namun, mereka terbiasa makan hidangan laut.

4. Kondisi transportasi dan komunikasi

Kondisi transportasi dan komunikasi di masing-masing daerah tentu juga berbeda. Sebagian daerah yang dekat dengan kota, mungkin punya akses transportasi dan komunikasi yang maju atau lebih memadai.

Hal ini mungkin tidak dirasakan oleh masyarakat daerah yang jauh dari kota. Bahkan, berbeda pulau dari ibu kota.

Mereka pun mungkin jadi ketinggalan informasi karena tak punya akses transportasi dan komunikasi yang memadai, sehingga berpengaruh kepada kebiasaan masyarakat setempat.

Kondisi ini yang menjadikan transportasi dan komunikasi menjadi salah satu faktor penyebab keberagaman suku bangsa dan budaya Indonesia.

(uli/fef)

Pxhere

Faktor-Faktor yang Menyebabkan Keberagaman Suku Bangsa, Kelas 6 SD

GridKids.id - Kids, pada pembahasan kali ini kita akan membahas tentang Faktor-Faktor yang Menyebabkan Keberagaman Suku Bangsa, materi kelas 6 SD.

Keberagaman merupakan suatu kondisi di masyarakat yang memiliki banyak perbedaan dalam berbagai bidang.

Seperti yang diketahui, Indonesia merupakan negara kepulauan yang meliputi banyaknya perbedaan ras, suku, agama dan antargolongan.

Baca Juga: Materi Kelas 6 SD Tema 4, Keunggulan Energi Listrik Tenaga Surya

Nah, perbedaan inilah yang disebut dengan Bhinneka Tunggal Ika atau simbol dari lambang Indonesia yang berarti berbeda-beda namun tetap satu.

Dari keberagamana tersebut ada banyak sekali dampak posiitf dan negatif bagi masyarakat Indonesia sendiri.

Keberagaman di Indonesia juga dipengaruhi oleh beberapa faktor, lo.

Lalu, apa saja faktor yang menyebabkan keberagaman suku bangsa?

1. Perbedaan Iklim dan Alam

Pxhere

Perbedaan Iklim dan Alam Menyebabkan Faktor Keberagamaan di Indonesia

Indonesia memiliki iklim dan alam dengan kondisi yang berbeda-beda.

Misalnya perbedaan musim hujan dan kemarau, perbedaan kondisi alam seperti pegunungan dan pantai yang menyebabkan perbedaan pada suku bangsa.

2. Letak Geografis

Memiliki ribuan pulau, Indonesia juga memiliki luas wilayah yang besar dan sangat berpengaruh.

Hal ini dapat mempengaruhi keberagaman wilayah sehingga terciptanya suku, budaya, ras dan antargolongan.

Kondisi inilah yang menimbulkan perbedaan pada keberagaman suku bangsa.

3. Agama

Agama yang diakui secara sah di Indonesia adalah Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha dan Konghucu.

Keberagaman agama di tengah masyarakat ini menunjukkan bangsa yang religius.

Keyakinan dan ibadah yang beda antara satu sama lakn yang membuat terbentuknya keberagaman suku di Indonesia.

Baca Juga: Materi Kelas 6 SD Tema 4, Manfaat Matahari Sebagai Energi Alternatif

4. Pengaruh dari Budaya Asing

Enggak hanya dari dalam saja namun dari luar, keberagaman di Indonesia dapat dipengaruhi oleh budaya asing.

Hal ini muncul lewat komunikasi atau orang asing yang suka berkunjung ke Indonesia.

Nah, hal tersebut yang membuat terjadinya alkulturasi atau pencampuran budaya asing dan budaya Indonesia.

5. Keberagaman Indonesia

Dalam UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnik menyebut bahwa ras merupakan golongan bangsa berdasarkan ciri-ciri fisik dan garis keturunan.

Setiap orang tentunya mrmiliki perbedaan dan ciri fisik yang dapat dilihat dari warna kulit, rambut, bentuk wajah, ukuran badan hingga bentuk mata.

Di Indonesia sendiri memiliki banyak sekali ras yang sudah menjadi ciri khasnya sendiri.

Namun terkadang hal inilah yang menyebabkan adanya konflik antar kelompok masyarakat.

Oleh karena itu, sebagai warga Indonesia yang baik kita harus siap menjunjung tinggi rasa persaudaraan antar suku agar terwujud perdamaian.

Nah, itulah beberapa faktor yang menyebabkan keberagaman suku bangsa pada materi kelas 6 SD.

Baca Juga: Isi Jawaban Materi Kelas 6 SD, Contoh Keberagaman Budaya Indonesia

----

Ayo kunjungi adjar.id dan baca artikel-artikel pelajaran untuk menunjang kegiatan belajar dan menambah pengetahuanmu. Makin pintar belajar ditemani adjar.id, dunia pelajaran anak Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia merupakan negara yang paling beragam di dunia, terdiri atas berbagai suku bangsa dengan ras, etnis, budaya, kepercayaan, dan bahasa daerah yang berbeda-beda. Meskipun demikian, antara suku bangsa satu dengan yang lain tetap dapat hidup bersama saling membatu dalam damai. Berbeda-beda, namun satu Indonesia. Sesuai dengan semboyan bangsa, Bhineka Tunggal Ika.

Bangsa Indonesia sudah sejak lama dikenal sebagai bangsa yang majemuk. Kemajemukan tersebut terjalin dalam ikatan bangsa Indonesia yang satu dan berdaulat. Keragaman adalah kekayaan dan berkah tak terhingga bagi bangsa Indonesia. Data dari sensus Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2010 lalu, terdapat sekitar 1.340 suku bangsa di Indonesia. Sungguh angka yang terlampau sangat banyak, pernahkah kamu bertanya-tanya apa penyebab keberagaman suku bangsa dan budaya di Indonesia?

Sedikitnya terdapat empat faktor yang menjadi penyebab keberagaman suku bangsa dan budaya di Indonesia. Berikut ini adalah diantaranya.

1. Leluhur yang Berbeda

Suku Dayak adalah keturunan leluhur dari Ras Mongoloid (bombastis.com).

Leluhur bangsa Indonesia berasal dari dua nenek moyang dengan ras yang berbeda. Suku bangsa yang tinggal di bagian barat Indonesia merupakan keturunan Ras Mongoloid, sedangkan yang tinggal di bagian timur adalah keturunan Ras Australomelanesid. Leluhur suku bangsa di timur Indonesia datang lebih dulu ke wilayah nusantara dari Afrika pada 100.000-300.000 tahun lalu. Leluhur suku bangsa di barat Indonesia baru datang pada 5.000 tahun lali dari selatan Taiwan.

Leluhur dari Ras Mongoloid dan Ras Australomelanesid hidup bersama dalam damai. Beberapa mengalami percampuran ras melalui perkawinan, terutama yang berada di wilayah Wallacea, seperti Nusa Tenggara dan Sulawesi. Seiring berjalannya waktu, terjadi proses pembelajaran hingga memicu evolusi budaya dan bahasa yang akhirnya membentuk kelompok-kelompok suku bangsa yang berbeda.

2. Pengaruh Budaya Asing

Kedatangan bangsa Arab menyebabkan akulturasi budaya (republika.co.id)

Keberagaman dapat juga muncul dari pengaruh kebudayaan asing yang berpadu dan membentuk akulturasi dua unsur kebudayaan hingga menciptakan budaya baru dengan ciri khas berbeda. Misalnya, budaya Jawa setelah Kesultanan Mataram Islam banyak dipengaruhi oleh budaya Arab yang dibawa oleh pedagang-pedagang dari Jazirah Arab. Sistem penanggalan Jawa bahkan memiliki keterkaitan erat dengan sistem penaggalan Hijriyah Islam dari Arab.

3. Kondisi Iklim yang Berbeda

Padang savana yang banyak ditemui di wilyah timur Indonesia (lifestyle.okezone.com).

Kondisi iklim antar wilayah Indonesia yang berbeda turut mempengaruhi keragaman suku bangsa. Masyarakat yang tinggal di wilayah bagian barat Indonesia yang memiliki musim hujan teratur akan bermata pencaharian sebagai petani, sedangkan yang tinggal di wilayah bagian timur Indonesia yang memiliki musim kemarau panjang dan didominasi oleh padang sabana akan bermata pencaharian sebagai peternak atau pemburu. Mereka yang hidup sebagai pemburu akan cenderung memiliki kulit yang lebih gelap karena sering terkena paparan sinar matahari.

4. Letak Geografis

Adat tradisi masyarakat di pesisir laut (muttaqin.id).

Wilayah Indonesia yang luas dan terdiri atas ribuan kepulauan dengan bentang alam yang berbeda memiliki andil besar dalam mempengaruhi keberagaman bangsa. Masyarakat lokal akan selalu berdaptasi pada lingkungan tempat tinggalnya, secara tidak langsung hal itu turut mempengaruhi adat kebiasaan, kepercayaan, dan adat kebiasaan mereka sedikit demi sedikit. Perbedaan bentang alam pada tempat tinggal akan memicu adanya keberagaman.

Sebagai contoh, dalam satu pulau, kelompok masyarakat yang tinggal di daerah pesisir akan memiliki adat budaya dan kepercayaan yang erat kaitannya dengan laut. Sedangkan kelompok masyarakat yang tinggal di lereng pegunungan akan cenderung memiliki adat budaya dan kepercayaan yang erat kaitannya dengan gunung. Kondisi yang lebih berbeda bisa ditemui di kelompok masyarakat yang di pulau lain dengan kondisi geografis yang jauh berbeda pula.

budaya Indonesia sejarah suku di indonesia wisata indonesia wisata sejarah

SHARE :