Pengaruh kemajuan IPTEK bagi KEHIDUPAN bermasyarakat berbangsa dan bernegara

Ilustrasi kemajuan IPTEK ditandai dengan semakin canggihnya perangkat elektronik. Foto: Unsplash.com

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan. Kemajuan IPTEK merupakan sesuatu yang tidak bisa dihidari di era globalisasi seperti sekarang.

Setiap inovasi teknologi yang diciptakan bisa memberi manfaat positif bagi kehidupan manusia. Selain itu, teknologi juga memberi banyak kemudahan dan cara baru dalam melakukan aktivitas kehidupan.

Menyadur dari jurnal Kemajuan Teknologi dan Pola hidup Manusia dalam Perspektif Sosial Budaya tulisan Muhamad Ngafifi, penguasaan teknologi menjadi indikator kemajuan suatu negara.

Negara bisa dikatakan sebagai negara maju apabila memiliki tingkat penguasaan teknologi yang tinggi. Sedangkan negara-negara yang tidak bisa beradaptasi dengan kemajuan teknologi sering disebut sebagai negara gagal.

Lantas, bagaimana definisi IPTEK dan bagaimana dampak positif dan negatif IPTEK dalam berbagai aspek kehidupan di Indonesia?

IPTEK adalah singkatan dari ilmu pengetahuan dan teknologi. Mengutip dari buku Pendidikan Agama Islam untuk Perguruan Tinggi karya Wahyuddin dkk., (2009), ilmu merupakan pengetahuan yang sudah diklasifikasikan dan diinterpretasikan, sehingga menghasilkan kebenaran objektif dan diuji kebenarannya secara ilmiah.

Pengetahuan merupakan hal yang sudah diketahui oleh manusia melalui panca indra, intuisi, pengalaman, ataupun firasat. Sementara itu, sains adalah himpunan pengetahuan manusia yang dikumpulkan melalui proses mengkaji dan bisa dinalar oleh akal.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa pengertian IPTEK adalah suatu sumber informasi yang dapat meningkatkan suatu pengetahuan alam atau menjadi wawasan seseorang mengenai bidang teknologi. IPTEK juga mencakup penemuan baru yang berhubungan dengan bidang teknologi itu sendiri.

Kemajuan IPTEK adalah suatu hal yang penting dalam peradaban manusia. Oleh karenanya, kemampuan IPTEK nasional Indonesia harus terus dikembangkan. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan daya saing, kemandirian bangsa, mempercepat tercapainya tujuan bangsa, dan mencapai kesejahteraan rakyat.

Pembangunan IPTEK juga berupaya membantu mencari solusi atas persoalan dan mengantisipasi berbagai masalah. Beberapa contoh IPTEK adalah keberadaan teknologi smartphone, peralatan kesehatan canggih, mobil, motor, dan lainnya.

Kemajuan IPTEK yang berkembang pesat dapat memberi pengaruh bagi kehidupan bangsa Indonesia. Pengaruh ini dapat berupa dampak positif dan negatif di berbagai aspek kehidupan.

Lebih lanjut, berikut penjelasan dampak positif dan negatif IPTEK dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan bidang pemerintahan.

Ilustrasi IPTEK. Foto: Unsplash.com

Dampak Positif dan Negatif IPTEK di Bidang Pendidikan

Seiring berkembangnya IPTEK, negara Indonesia juga diharapkan menciptakan generasi penerus yang bermutu dan berkualitas. Dengan begitu, maka penggunaan teknologi untuk pendidikan harus lebih kreatif dan bijak.

Salah satu kemajuan teknologi pembelajaran dalam dunia pendidikan adalah e-Learning. Istilah tersebut mengacu pada suatu pembelajaran yang menggunakan media Internet, Intranet yang menghubungkan antara pendidik dan siswa atau murid.

Metode ini biasanya menggunakan beberapa aplikasi yang terhubung ke jaringan. Contohnya, Moodle, Zoom Meeting, video, dan audio pembelajaran, hingga Google Classroom.

Mengutip dari Jurnal Analisis Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) dalam Pendidikan karangan Fitri Mulyani dan Nur Haliza, beberapa dampak positif IPTEK dalam bidang pendidikan lainnya, yaitu:

  • Memudahkan dalam proses mengakses informasi yang berkaitan dengan pendidikan.

  • Pembaruan dalam pembelajaran seperti e-learning yang memudahkan proses mengajar.

  • Memudahkan guru dalam memberikan materi pembelajaran mengggunakan Internet.

  • Munculnya media massa yang memudahkan untuk memperoleh ilmu atau informasi terbaru.

  • Munculnya metode-metode pembelajaran yang baru, sehingga memudahkan siswa lebih cepat memahami materi.

  • Mengurangi ketertinggalan teknologi dari negara berkembang.

  • Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam mengembangkan ilmu pendidikan dan teknologi.

  • Memperoleh informasi atau pendapat para ahli dengan cepat.

Sedangkan dampak negatif IPTEK dalam bidang pendidikan antara lain:

  • Jika terjadi kecerobohan dalam sebuah sistem di lembaga pendidikan akan berakibat fatal.

  • Semakin terancamnya kerahasiaan suatu program yang dapat diakses.

  • Kesalahan penggunaan teknologi dapat menimbulkan tindakan kriminal.

  • Membuat siswa bahkan guru kecanduan dengan menggunakan teknologi.

  • Menggunakan teknologi untuk mencari sesuatu yang tidak jelas.

  • Teknologi yang semakin canggih dapat mempermudah proses belajar bagi siswa, tetapi hal itu terkadang membuat siswa lebih malas belajar.

  • Terjadinya pelanggaran asusila, seperti tawuran antar-pelajar, pemerkosaan, dan sebagainya.

Ilustrasi kemajuan IPTEK ditandai dengan berkembangnya perangkat elektronik. Foto: Unsplash.com

Dampak Positif dan Negatif IPTEK di Bidang Ekonomi

Kemajuan dunia IPTEK juga memberikan dampak positif dan negatif dalam bidang ekonomi. Mengutip dari jurnal Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Informasi serta Dampaknya Bagi Permbentukan Masyarakat Global karangan Ratna Puspitasari, beberapa dampak positif IPTEK di bidang ekonomi antara lain:

  • Pertumbuhan ekonomi semakin tinggi.

  • Terjadinya industrialisasi.

  • Produktivitas dunia industri semakin meningkat.

  • Investasi dan reinvestasi berlangsung secara besar-besaran, sehingga meningkatkan produktivitas dunia ekonomi.

  • Mempermudah dan memperlancar kegiatan distribusi barang.

  • Memudahkan konsumen dalam memenuhi kebutuhan.

  • Meningkatkan investasi asing atau penanaman modal asing di negara sendiri.

  • Mendukung kegiatan produksi, mulai dari bahan baku, mesin produksi, dan lainnya.

  • Terbukanya pasar internasional bagi hasil produksi dalam negeri.

  • Terjadinya pengangguran bagi tenaga kerja yang tak mempunyai kualifikasi sesuai kebutuhan pasar.

  • Sifat konsumtif sebagai akibat kompetisi yang ketat pada era globalisasi.

  • Produk lokal makin terdesak dan sulit bersaing.

  • Perekonomian dikuasai orang asing, cepat atau lambat.

  • Timbulnya kesenjangan sosial yang tajam karena persaingan bebas.

Ilustrasi IPTEK.Foto: Unsplash.com

Dampak Positif dan Negatif IPTEK di Bidang Pemerintahan

  • Teknologi e-government membuat masyarakat semakin mudah dalam mengakses kebijakan pemerintah. Dengan begitu, program yang dicanangkan pemerintah dapat berjalan dengan lancar.

  • E-government juga mendukung pengelolaan pemerintahan yang lebih efisien. Hal ini bisa meningkatkan komunikasi antara pemerintah dengan sektor usaha dan industri.

  • Dengan adanya e-dovernment, masyarakat bisa memberikan masukan tentang kebijakan-kebijakan yang dibuat pemerintah secara langsung.

Dikutip dari buku Serba-Serbi Wawasan Kebangsaan dalam Konteks karangan Yuniar Mujiwati, beberapa dampak negatif dari kemajuan IPTEK dalam bidang pemerintahan, yaitu:

  • Negara tidak dianggap sebagai pemegang kunci pembangunan.

  • Timbulnya gelombang kerusuhan, yakni ancaman disintegrasi bangsa dan negara yang akan menggoyahkan NKRI.

  • Timbulnya fasisme, rasial, etnis, dan agama dalam forum organisasi.

  • Timbulnya ujuk rasa yang semakin berani hingga mengabaikan kepentingan umum.

  • Peran masyarakat dalam menjaga ketertiban, keamanan, dan kedaulatan negara cenderung berkurang.