Modul panduan teknis penyusunan rpp di sekolah dasar

Buku Panduan Teknis Penyusunan RPP SD ini tentunya akan sangat diperlukan oleh setiap tenaga pengajar di Sekolah Dasar, karena Rencana Pelaksanaan Pembelajaran merupakan hal paling penting demi kelancaran proses pelaksanaan pembelajaran. Oleh karena itu silahkan download buku panduannya di bawah ini:

Diharapkan Buku Panduan Teknis Penyusunan RPP SD ini merupakan salah referensi yang baik dan benar sesuai harapan anda, bisa digunakan untuk PANDUAN TEKNIS, RPP SILABUS SD, dengan demikian file tersebut bisa memenuhi dan mengakhiri pencarian.

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area

Text

Panduan teknis penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran (rpp) di sekolah dasar


Description Not Available


Availability
000118750 LR 372.19 PAN Perpustakaan Kemendikbud Available but not for loan - No Loan
Detail Information
Series Title

Kurikulum 2013 Sekolah Dasar

Call Number

LR 372.19 PAN

Publisher : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan., 2013Collation

vi, 54hlm.; bibl.; 30cm.

LanguageISBN/ISSN

-

Classification

372.19

Content Type

-

Media Type

-

Carrier Type

-

Edition

-

Subject(s)

-

Specific Detail Info

-

Statement of Responsibility

-

Other version/related

No other version available

File Attachment
Comments

You must be logged in to post a comment


KATA PENGANTAR Pada tahun 2013 Implementasi Kurikulum 2013, sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 81A Tahun 2013, dilaksanakan secara bertahap. Implementasi tersebut dilaksanakan pada 295 Kabupaten/Kota dengan sasaran sekolah 2.598 sekolah dasar. Pada tahun 2014 implementasi Kurikulum 2013 dilaksanakan di semua sekolah dasar. Untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan Kurikulum 2013 ini, Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, melaksanakan program pendampingan bagi guru di sekolah dasar agar memiliki pemahaman, sikap, dan keterampilan yang sejalan dengan Kurikulum 2013. Dalam pelaksanaannya, keberhasilan program pendampingan perlu didukung oleh ketersediaan panduan yang secara teknis mampu membimbing dan mengarahkan guru melaksanakan praktik pembelajaran sesuai dengan Kurikulum 2013 tersebut. Panduan teknis yang disusun adalah : 1. Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar 2. Panduan Teknis Memahami Buku Guru dan Buku Siswa di Sekolah Dasar 3. Panduan Teknis Penyusunan RPP di Sekolah Dasar 4. Panduan Teknis Pembelajaran dan Penilaian di Sekolah Dasar 5. Panduan Teknis Penilaian dan Pengisian Rapor di Sekolah Dasar 6. Panduan Teknis Pembelajaran Remedial dan Pengayaan di Sekolah Dasar 7. Panduan Praktis Orang Tua dalam Mendampingi Peserta Didik 8. Panduan Teknis Pengembangan Muatan Lokal di Sekolah Dasar 9. Panduan Teknis Kegiatan Ekstrakurikuler di Sekolah Dasar 10. Panduan Teknis Transisi KTSP ke Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar Panduan tersebut disusun sebagai acuan bagi guru, kepala sekolah, pengawas, para pembina pada Dinas Pendidikan, orang tua, serta masyarakat dalam melaksanakan, membina, dan memfasilitasi pelaksanaan Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar. Sesuai engan dinamika yang ada, upaya perbaikan panduan ini perlu terus dilakukan. Oleh karena itu saran dari berbagai pihak sangat diharapkan. Kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan naskah ini kami sampaikan terima kasih. Semoga Panduan Teknis ini bermanfaat dalam menyukseskan pelaksanaan Kurikulum 2013. iPanduan Teknis Penyusunan RPP di Sekolah Dasar a.n. Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Direktur Pembinaan SD Ibrahim Bafadal NIP196412281987011001

ii DAFTAR ISI KATA PENGANTAR.......................................................................................... i

DAFTAR ISI.................................................................................................... iii

BAB I PENDAHULUAN................................................................................ 1

A. Latar Belakang............................................................................. 1

B. Landasan Filosofis Kurikulum 2013................................................ 1

C. Landasan Yuridis.......................................................................... 3

D. Tujuan dan Lingkup Panduan....................................................... 4

E. Dasar Pemikiran........................................................................... 5

BAB II PENGERTIAN DAN KOMPONEN RPP................................................... 9

A. Pengertian................................................................................... 9

B. Komponen RPP............................................................................ 9

C. Prinsip-prinsip Penyusunan RPP.................................................... 11

D. Proses Penyusunan RPP................................................................ 13

BAB III CONTOH-CONTOH RPP..................................................................... 19

A. RPP Kelas I Semester 1................................................................. 21

B. RPP Kelas 1 Semester 2................................................................ 36

C. RPP Kelas 2 Semester 1................................................................ 49

D. RPP Kelas 4 Semester 1................................................................ 63

E. RPP Kelas 5 Semester 1................................................................ 75

BAB IV PENUTUP......................................................................................... 89

DAFTAR PUSTAKA........................................................................................... 91

iiiiv

Panduan Teknis Penyusunan RPP di Sekolah Dasar

Panduan Teknis Penyusunan RPP di Sekolah Dasar

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Mulai tahun pelajaran 2013/2014, Pemerintah telah memberlakukan kurikulum baru yang disebut dengan Kurikulum 2013. Implementasi kurikulum tersebut diatur dalam Permendikbud Nomor 81 A Tahun 2013. Keberhasilan implementasi Kurikulum 2013 SD dalam kegiatan pembelajaran di kelas-kelas sekolah dasar sesuai yang diharapkan pemerintah dan masyarakat sangat ditentukan oleh pemahaman para pemangku kepentingan, utamanya guru. Guru SD harus memiliki pemahaman, kesadaran, kemampuan, kreativitas, kesabaran dan keuletan. Beberapa faktor misalnya kondisi geografis, jumlah sekolah dasar, jumlah guru Indonesia yang sangat besar menyisakan masalah dalam memberikan sosialisasi dan pelatihan dan pendampingan pada pemahaman kurikulum secara utuh. Lampiran IV Permendikbud Nomor 81 A Tahun 2013mengamanatkan bahwa Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar sebagai Direktorat Teknis untuk menyusun panduan teknis sebagai petunjuk petunjuk teknis operasional pedoman umum pembelajaran yang memuat kerangka konseptual dan operasional strategi pembelajaran dan penilaian hasil belajar. Kurikulum 2013 SD melaksanakan pembelajaran Tematik Terpadu dan prosesnya dengan pendekatan saintifik. Penerapan pembelajaran Tematik Terpadu dengan pendekatan saintifik membawa implikasi perubahan dalam pembelajaran di SD. Perubahan itu mengakibatkan perubahan buku siswa, buku guru, sistem penilaian, pelaksanaan program remedial dan pengayaan, dan sebagainya. Agar semua pemangku kepentingan pendidikan dasar memiliki persepsi yang sama dalam pelaksanakan Kurikulum 2013 SD, maka dibutuhkan adanya pedoman pelaksanaan pembelajaran yang bersifat teknis. B. Landasan Filosofis Kurikulum 2013 Kurikulum 2013 adalah kurikulum nasional. Kurikulum nasional merupakan kurikulum yang harus dapat mewujudkan tujuan pendidikan nasional suatu bangsa. UU Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional pada Pasal 1 Butir 1 menyatakan bahwa Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajardan proses pembelajaranagar peserta didik secara aktif mengembangkan potensidirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri,kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, dan keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara. Undang-undang ini dirumuskan dengan berlandaskan pada dasar falsafah negara yaitu Pancasila. Oleh karena itu, Pancasila sebagai filsafat bangsa dan negara Indonesia menjadi sumber utama dan penentu arah yang akan dicapai dalam kurikulum. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila harus tumbuh dalam diri peserta didik. Kurikulum 2013 dikembangkan dengan membawa amanah harus mampu menumbuhkan nilai-nilai Pancasila dalam jiwa peserta didik. Landasan filosofi pengembangan Kurikulum 2013 adalah berakar pada budaya lokal dan bangsa, pandangan filsafat eksperimentalisme, rekonstruksi sosial, pandangan filsafat esensialisme dan perenialisme,pandangan filsafateksistensialisme, dan romantik naturalism. Kurikulum berakar pada budaya lokal dan bangsa memiliki arti bahwa kurikulum harus memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk belajar dari budaya setempat dan nasional tentang berbagai nilai yang penting. Kurikulum juga harus memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berpartisipasi dalam mengembangkan nilai-nilai budaya setempat dan nasional menjadi nilai budaya yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi nilai yang dikembangkan lebih lanjut untuk kehidupan di masa depan. Kurikulum yang dikembangkan berdasarkan pandangan filsafat eksperimentalisme harus dapat mendekatkan apa yang dipelajari di sekolah dengan apa yang terjadi di masyarakat. Oleh karena itu apa yang terjadi di masyarakat sebagai sumber kurikulum.Filosofi rekonstruksi sosial memberi arah kepada kurikulum untuk menempatkan peserta didik sebagai subjek yang peduli pada lingkungan sosial, alam, dan lingkungan budaya. Kurikulum juga harus dapat menjadi sarana untuk mengembangkan potensi intelektual, berpikir rasional, dan kemampuan membangun masyarakat demokratis peserta didik menjadi suatu kemampuan yang dapat digunakan untuk mengembangkan kehidupan masyarakat yang lebih baik. Sesuai dengan pandangan filsafat esensialisme dan perenialisme, kurikulum harus menempatkan kemampuan intelektual dan berpikir rasional sebagai aspek penting yang harus menjadi kepedulian kurikulum untuk dikembangkan. Kurikulum harus dapat mewujudkan pesertadidik menjadi manusia yang terdidik dan sekolah harus menjadi centre for excellence. Pandangan filsafat esensialisme dan perenialisme menuntut kurikulum mampu membentuk pesertadidik menjadi manusia cerdas secara akademik dan memiliki kepedulian sosial. Pandangan filsafat eksistensialisme dan romantik naturalisme memberi arah dalam pengembangan kurikulum, sehingga kurikulum dapat mewujudkan peserta didik memiliki rasa kemanusiaan yang tinggi, kemampuan berinteraksi dengan sesama dalam mengangkat harkat kemanusiaan, dan kebebasan berinisiatif serta berkreasi. Menurut pandangan filsafat ini, setiap individu peserta didik adalah unik, memiliki kebutuhan belajar yang unik, perlu mendapatkan perhatian secara individual, dan memiliki kebebasan untuk menentukan kehidupan mereka. Pada intinya kurikulum harus mampu mengembangkan seluruh potensi manusia yaitu menjadikan peserta didik sebagai manusia seutuhnya. Manusia yang memiliki kekuatan yang berguna bagi dirinya masyarakat, bangsa, dan negara. C. Landasan Yuridis Permendikbud Nomor 71 Tahun 2013 tentang Buku Teks Pelajaran dan Buku Panduan Guru untuk Pendidikan Dasar dan Menengah menetapkan Buku Teks Pelajaran sebagai buku siswa (Lampiran I) dan Buku Panduan Guru sebagai buku guru (LampiranII) yang layak digunakan dalam pembelajaran. Setiap guru harus memahami baik buku siswa maupun buku guru dan mampu menggunakannya dalam pembelajaran. Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 tentang Standar Proses PendidikanDasar dan Menengah menetapkan bahwa perencanaan pembelajaran dirancang dalam bentuk Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), penilaian proses pembelajaran menggunakan pendekatan penilaian otentik (authentic assesment) yang menilai kesiapan peserta didik, proses, dan hasil belajar secara utuh. Pelaksanaan pembelajaran juga melaksanakan program remedial dan program pengayaan. Implementasi kurikulum akan sesuai dengan harapan apabila guru mampu menyusun RPP serta melaksanakan dan memahami konsep penilaian autentik serta melaksanakannya. Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah menyebutkan, bahwa Sesuai dengan Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Isi, maka prinsip pembelajaran yang digunakan dari pembelajaran parsial menujupembelajaran terpadu.. Hal ini dipertegas kembali dalam Permendikbud Nomor 67 Tahun 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum SD/MI menyebutkan, bahwa Pelaksanaan Kurikulum 2013 pada SD/MI dilakukan melalui pembelajaran tematik terpadu dari Kelas I sampai Kelas VI. Sampai saat ini, pembelajaran tematik terpadu masih perlu disosialisasikan dan dilatihkan kepada seluruh guru SD, sehingga semua guru SD memiliki pemahaman tentang pembelajaran tematik terpadu dan dapat mengimplementasikan di sekolah. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Bab IV, Bagian Kedua, Pasal 7 ayat (1) Orang tua berhak berperan serta dalam memilih satuan pendidikan dan memperoleh informasi tentang perkembangan pendidikan anaknya, (2) Orang tua dari anak usia wajib belajar, berkewajiban memberikan pendidikan dasar kepada anaknya. Amanat yang tertuang dalam undang-undang ini menunjukkan bahwa penyelenggara pendidikan, termasuk guru, berkewajiban untuk memberikan informasi kepada orang tua tentang perkembangan yang telah dicapai anaknya. Hal ini juga sekaligus, menunjukkan bahwa orang tua pun berkewajiban untuk memberikan informasi berkenaan dengan kondisi anak kepada guru, agar guru dapat merancang program pembelajaran yang tepat bagi perkembangan peserta didiknya. Di samping itu, untuk memperkuat peran orang tua dalam mendidik anak-anaknya, antar-orang tua dapat juga melakukan komunikasi, baik tentang cara-cara efektif mendidik anak, maupun bagaimana berperanserta dalam mendukung pendidikan anak di sekolahnya. Kenyataandi lapangan menunjukkan bahwa sebagian besar orangtua belum memahami pembelajaran di SD. Oleh karena itu, perlu panduan teknis bagi orang tua peserta didik khususnya tentang pembelajaran di SD. D. Tujuan dan Lingkup Panduan 1. Tujuan panduan Tujuan panduan ini dimaksudkan untuk: a. Memfasilitasi guru secara individual dan kelompok dalam mengembangkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) tematik dan melaksanakan pembelajaran tematik integratif. b. Memfasilitasi tenaga kependidikan (kepala sekolah, pengawas) dalam mengembangkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) tematik dan melaksanakan pembelajaran tematik integratif. 2. Lingkup Panduan Lingkup Panduan Teknis Penyusunan RPP ini mencakup substansi sebagai berikut: a. Pengertian dan Komponen RPP; b. Prinsip-prinsip penyusunan RPP; c. Proses penyusunan RPP; d. Contoh-contoh RPP; e. Prinsip penerapan RPP dalam pembelajaran. E. Dasar Pemikiran Panduan Teknis Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah panduan operasional dari Pedoman Umum Pembelajaran yang diatur dalam Permendikbud Nomor 81A Tahun 2013 tentang Implementasi Kurikulum. Panduan Khusus Penyusuan RPP berisi tentang prinsip penyusunan RPP, proses penyusunan RPP, contoh-contoh RPP, dan prinsip penerapan RPP dalam pembelajaran. Proses pembelajaran dirancang agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara. Proses pembelajaran pada satuan pendidikan diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Untuk itu setiap satuan pendidikan melakukan perencanaan pembelajaran yang dirancang dalam bentuk silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) mengacu pada Standar Isi. Perencanaan proses pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran, penilaian hasil pembelajaran, dan pengawasan proses pembelajaran diatur dalam Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 tentang Standar Proses. Standar Proses adalah kriteria mengenai pelaksanaan pembelajaran pada satuan pendidikan untuk mencapai Standar Kompetensi Lulusan. Proses pembelajaransepenuhnya diarahkan pada pengembangan ketiga ranah secara utuh/ holistik, artinya pengembangan ranah yang satu tidak bisa dipisahkan dengan ranah lainnya. Dengan demikian, proses pembelajaran secara utuh melahirkan kualitas pribadi yang mencerminkan keutuhan penguasaan sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Pelaksanaan Kurikulum 2013 pada Sekolah Dasar dilakukan melalui pembelajaran dengan pendekatan tematik terpadu dari Kelas I sampai Kelas VI. Pembelajaran tematik terpadu merupakan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan berbagai kompetensi dari berbagai matapelajaran ke dalam berbagai tema. Dalam pelaksanaannya guru perlu memperhatikan prinsip-prinsip pembelajaran sebagai berikut: 1. Dari peserta didik diberi tahu menuju peserta didik mencari tahu; 2. Dari guru sebagai satu-satunya sumber belajar menjadi belajar berbasis aneka sumber belajar; 3. Dari pendekatan tekstual menuju proses sebagai penguatan penggunaan pendekatan ilmiah; 4. Dari pembelajaran berbasis konten menuju pembelajaran berbasis kompetensi; 5. Dari pembelajaran parsial menuju pembelajaran terpadu; 6. Daripembelajaran yang menekankan jawaban tunggal menuju pembelajaran dengan jawaban yang kebenarannya multi dimensi; 7. Dari pembelajaran verbalisme menuju keterampilan aplikatif; 8. Peningkatan dan keseimbangan antara keterampilan fisikal (hardskills) dan keterampilan mental (softskills); 9. Pembelajaran yang mengutamakan pembudayaan danpemberdayaan peserta didik sebagai pembelajar sepanjanghayat; 10. Pembelajaran yang menerapkan nilai-nilai dengan memberi keteladanan(ing ngarso sung tulodo), membangun kemauan (ing madyo mangun karso), dan mengembangkan kreativitas peserta didik dalam proses pembelajaran (tut wuri handayani); 11. Pembelajaran yang berlangsung di rumah, di sekolah, dan di masyarakat; 12. Pembelajaran yang menerapkan prinsip bahwa siapa saja adalah guru,siapa saja adalah peserta didik, dan di mana saja adalah kelas; 13. Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran; dan 14. Pengakuan atas perbedaan individualdan latar belakang budaya peserta didik. Panduan Teknis Penyusunan RPP bersifat panduan operasional dalam penyusunan dan penerapan di dalam pembelajaran. Panduan ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh satuan pendidikan dan guru secara individual maupun kelompok dalam mewujudkan proses pembelajaran tematik integratif pada pencapaian tiga ranah secara utuh. Buku panduan ini berfungsi sebagai acuan guru dalam perencanaan pembelajaran yang meliputi penyusunan RPP, penyiapan media dan sumber belajar, perangkat penilaian pembelajaran, dan skenario pembelajaran. Guru dapat mengembangkan, memperkaya dengan contoh-contoh sesuai dengan kebutuhan sekolah.

BAB II PENGERTIAN DAN KOMPONEN RPP A. Pengertian Rencana pelaksanaan pembelajaran adalah rencana pembelajaran yang dikembangkan secara rinci dari suatu materi pokok atau tema tertentu yang mengacu pada silabus (Permen 81 A). RPP dibuat untuk satu hari tatap muka. RPP mencakup: (1) data sekolah, mata pelajaran, dan kelas/semester; (2) materi pokok; (3) alokasi waktu; (4) tujuan pembelajaran, KD dan indikator pencapaian kompetensi; (5) materi pembelajaran; metode pembelajaran; (6) media, alat dan sumber belajar; (6) langkah-langkah kegiatan pembelajaran; dan (7) penilaian. Setiap guru di setiap satuan pendidikan berkewajiban menyusun RPP untuk kelas dimana guru tersebut mengajar (guru kelas). Pengembangan RPP dapat dilakukan pada setiap awal semester atau awal tahun pelajaran, dengan maksud agar RPP telah tersedia terlebih dahulu dalam setiap awal pelaksanaan pembelajaran. Pengembangan RPP dapat dilakukan secara mandiri atau secara berkelompok di Kelompok Kerja Guru (KKG). Pengembangan RPP yang dilakukan oleh guru secara berkelompok melalui KKG antar sekolah atau antar wilayah dikoordinasikan dan disupervisi oleh pengawas atau dinas pendidikan. RPP disusun secara lengkap dan sistematis agar pembelajaran berlangsung secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, efisien, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. B. Komponen RPP Komponen RPP terdiri atas: 1. Identitas sekolah yaitu nama satuan pendidikan; 2. Kelas/semester; 3. Tema; 4. Sub Tema; 5. Pembelajaran ke-; 6. Alokasi waktu ditentukan sesuai dengan keperluan untuk pencapaian KD dan beban belajar dengan mempertimbangkan jumlah jam pelajaran yang tersedia dalam silabus dan KD yang harus dicapai; 7. Kompetensi Inti (KI) merupakan gambaran secara kategorial mengenai kompetensi dalam aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang harus dipelajari peserta didik untuk suatu jenjang sekolah, kelas, dan mata pelajaran; 8. Kompetensi dasar dan indikator pencapaian kompetensi. Kompetensi Dasar merupakan kemampuan spesifik yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang terkait muatan atau mata pelajaran; Indikator pencapaian merupakan penanda pencapaian kompetensi dasar yang ditandai oleh perubahan perilaku yang dapat diukur yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Indikator dikembangkan sesuai dengan karakteristik peserta didik, satuan pendidikan, dan potensi daerah. Indikator digunakan sebagai dasar untuk menyusun alat penilaian. Dalam merumuskan indikator perlu memperhatikan beberapa hal: 1) Keseluruhan indikator memenuhi tuntutan kompetensi yang tertuang dalam kata kerja yang digunakan dalam KI-KD. 2) Indikator dimulai dari tingkatan berpikir mudah ke sukar, sederhana ke kompleks, dekat ke jauh, dan dari konkrit ke abstrak (bukan sebaliknya). 3) Indikator harus mencapai tingkat kompetensi minimal KD dan dapat dikembangkan melebihi kompetensi minimal sesuai dengan potensi dan kebutuhan peserta didik. 4) Indikator harus dapat menggunakan kata kerja operasional yang sesuai. 9. Tujuan pembelajaran yang dirumuskan berdasarkan KD, dengan menggunakan kata kerja operasional yang dapat diamati dan diukur, yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan, serta harus mengacu pada pencapaian indikator; 10. Materi pembelajaran adalah rincian dari materi pokok yang memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan, dan ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indikator ketercapaian kompetensi; 11. Metode pembelajaran merupakan rincian dari kegiatan pembelajaran, digunakan oleh pendidik untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik mencapai KD yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan KD yang akan dicapai; 12. Media, alat, dan sumber pembelajaran a. Media pembelajaran, berupa alat bantu proses pembelajaran untuk menyampaikan materi pelajaran; b. Alat pembelajaran adalah alat yang digunakan dalam pembelajaran dengan tujuan mempermudah pencapaian kompetensi bagi peserta didik. c. Sumber belajar dapat berupa buku, media cetak dan elektronik, alam sekitar, atau sumber belajar lain yang relevan; 13. Langkahlangkah kegiatan pembelajaran, mencakup: a. Pendahuluan; Pendahuluan merupakan kegiatan awal dalam pembelajaran yang ditujukan untuk membangkitkan motivasi dan memfokuskan perhatian peserta didik dalam proses pembelajaran. b. Kegiatan inti; Dalam kegiatan inti pembelajaran harus mencakup pendekatan saintifik yang meliputi kegiatan mengamati, menanya, mencoba, menalar, dan mengomunikasikan. c. Penutup. Penutup merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengakhiri aktivitas pembelajaran yang dapat dilakukan dalam bentuk: Rangkuman Pembelajaran Penilaian dan refleksi Feed back/tindak lanjut 14. Penilaian a. Berisi jenis/teknik penilaian; b. Bentuk instrumen c. Pedoman perskoran C. Prinsip-prinsip Penyusunan RPP Berbagai prinsip dalam mengembangkan atau menyusun RPP adalah sebagai berikut. 1. RPP disusun guru sebagai terjemahan dari ide kurikulum dan berdasarkan silabus yang telah dikembangkan di tingkat nasional ke dalam bentuk rancangan proses pembelajaran untuk direalisasikan dalam pembelajaran. 2. RPP dikembangkan guru dengan menyesuaikan apa yang dinyatakan dalam silabus dengan kondisi di satuan pendidikan baik kemampuan awal peserta didik, minat, motivasi belajar, bakat, potensi, kemampuan sosial, emosi, gaya belajar, kebutuhan khusus, kecepatan belajar, latar belakang budaya, norma, nilai, dan/atau lingkungan peserta didik. 3. Mendorong partisipasi aktif peserta didik. 4. Sesuai dengan tujuan Kurikulum 2013 untuk menghasilkan peserta didik sebagai manusia yang mandiri dan tak berhenti belajar, proses pembelajaran dalam RPP dirancang dengan berpusat pada peserta didik untuk mengembangkan motivasi, minat, rasa ingin tahu, kreativitas, inisiatif, inspirasi, kemandirian, semangat belajar, keterampilan belajar dan kebiasaan belajar. 5. Mengembangkan budaya membaca, menulis, dan berhitung. 6. Proses pembelajaran dalam RPP dirancang untuk mengembangkan kegemaran membaca, pemahaman beragam bacaan, dan berekspresi dalam berbagai bentuk tulisan. 7. Memberikan umpan balik dan tindak lanjut. 8. RPP memuat rancangan program pemberian umpan balik positif, penguatan, pengayaan, dan remedi. Pemberian pembelajaran remedi dilakukan setiap saat setelah suatu ulangan atau ujian dilakukan, hasilnya dianalisis, dan kelemahan setiap peserta didik dapat teridentifikasi. Pemberian pembelajaran diberikan sesuai dengan kelemahan peserta didik. 9. Keterkaitan dan keterpaduan. 10. RPP disusun dengan memperhatikan keterkaitan dan keterpaduan antara KI dan KD, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, penilaian, dan sumber belajar dalam satu keutuhan pengalaman belajar. RPP disusun dengan mengakomodasikan pembelajaran tematik, keterpaduan lintas matapelajaran untuk sikap dan keterampilan, dan keragaman budaya. 11. Menerapkan teknologi informasi dan komunikasi. 12. RPP disusun dengan mempertimbangkan penerapan teknologi informasi dan komunikasi secara terintegrasi, sistematis, dan efektif sesuai dengan situasi dan kondisi. D. Proses Penyusunan RPP Penyusunan RPP dapat dilakukan pada setiap awal semester atau awal tahun pelajaran dengan maksud agar RPP telah tersedia terlebih dahulu dalam setiap awal pelaksanaan pembelajaran. Penyusunan RPP dapat dilakukan oleh guru secara individu maupun berkelompok dalam kelompok kerja guru (KKG) di gugus sekolah, dibawah koordinasi dan supervisi oleh pengawas atau dinas pendidikan. Kurikulum 2013 untuk sekolah dasar (SD) menggunakan pendekatan pembelajaran tematik integratif dari kelas I sampai kelas VI. Penyusunan RPP disusun dengan mengakomodasikan pembelajaran tematik atau disebut dengan RPP Tematik. RPP tematik dalam implementasi Kurikulum 2013 merupakan rencana pembelajaran tematik terpadu yang dikembangkan secara rinci dari suatu tema dengan tahapan sebagai berikut: 1. Mengkaji Silabus Tematik Secara umum, untuk setiap pembelajaran pada setiap silabus terdapat 4 kompetensi dasar (KD) sesuai dengan aspek kompetensi inti (sikap kepada Tuhan, sikap diri dan terhadap lingkungan, pengetahuan, dan keterampilan). Untuk mencapai 4 KD tersebut, di dalam silabus dirumuskan kegiatan peserta didik secara umum dalam pembelajaran berdasarkan standar proses. Kegiatan peserta didik ini merupakan rincian dari eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi, yakni: mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengolah dan mengkomunikasikan. Kegiatan inilah yang harus dirinci lebih lanjut di dalam RPP, dalam bentuk langkah-langkah yang dilakukan guru dalam pembelajaran, yang membuat peserta didik aktif belajar. Pengkajian terhadap silabus juga meliputi perumusan indikator KD dan penilaiannya. Pada kurikulum 2013, silabus telah dikembangkan di tingkat nasional ke dalam bentuk rancangan proses pembelajaran untuk direalisasikan ke dalam bentuk proses pembelajaran. 2. Mengkaji Buku Guru Buku guru berisi tentang: a. Standar Kompetensi Lulusan (SKL) dan Kompetensi Inti (KI). b. Pemetaan Kompetensi Dasar (KD) 1 dan 2 serta KD 3 dan 4. c. Ruang lingkup pembelajaran untuk satu subtema yang terdiri dari 6 pembelajaran dalam 1 minggu. d. Pemetaan indikator pembelajaran untuk setiap pembelajaran. e. Setiap pembelajaran berisi tentang uraian kegiatan pembelajaran yang mencakup: 1) Nama kegiatan 2) Tujuan pembelajaran 3) Media dan alat pembelajaran 4) Langkah-langkah kegiatan 5) Penilaian. f. Refleksi, pengayaan, dan remedial g. Pendampingan bersama orangtua. 3. Mengkaji Buku Siswa Buku Seri Pembelajaran Tematik terpadu untuk peserta didik disusun mengacu pada kurikulum berbasis kompetensi. Buku siswa memuat rencana pembelajaran berbasis aktivitas. Didalamnya memuat urutan pembelajaran yang dinyatakan dalam kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan peserta didik. Buku ini mengarahkan yang harus dilakukan peserta didik bersama guru untuk mencapai kompetensi tertentu, bukan buku yang materinya dibaca, diisi, atau dihafal. Buku siswa merupakan buku panduan sekaligus buku aktivitas yang akan memudahkan para peserta didik terlibat aktif dalam pembelajaran. Buku siswa dilengkapi dengan penjelasan lebih rinci tentang isi dan penggunaan sebagaimana dituangkan dalam Buku Guru. Kegiatan pembelajaran yang ada di buku siswa lebih merupakan contoh kegiatan yang dapat dipilih guru dalam melaksanakan pembelajaran untuk mencapai kompetensi tertentu. Guru diharapkan mampu mengembangkan ide-ide kreatif lebih lanjut dengan memanfaatkan alternatif-alternatif kegiatan yang ditawarkan di dalam Buku Guru, atau mengembangkan ide-ide pembelajaran sendiri. 4. Mengembangkan Kegiatan Pembelajaran Kegiatan pembelajaran dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang melibatkan proses mental dan fisik melalui interaksi antar peserta didik, peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya dalam rangka pencapaian KD. Pengalaman belajar yang dimaksud dapat terwujud melalui penggunaan pendekatan pembelajaran yang bervariasi dan berpusat pada peserta didik.Pengalaman belajar memuat kecakapan hidup yang perlu dikuasai peserta didik. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran adalah sebagai berikut: 1) Kegiatan pembelajaran disusun untuk memberikan bantuan kepada para pendidik, khususnya guru, agar dapat melaksanakan proses pembelajaran secara profesional. 2) Kegiatan pembelajaran memuat rangkaian kegiatan manajerial yang dilakukan guru, agar peserta didik dapat melakukan kegiatan seperti pada silabus. 3) Kegiatan pembelajaran untuk setiap pertemuan merupakan skenario langkah-langkah guru dalam membuat peserta didik aktif belajar. Kegiatan ini diorganisasikan menjadi kegiatan: (a) Pendahuluan, (b) Inti, dan (c) Penutup. a. Kegiatan Pendahuluan Beberapa kegiatan yang dilakukan oleh guru dalam kegiatan pendahuluan adalah: Menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran; Memberi motivasi belajar peserta didik secara kontekstual; Mengajukan pertanyaan-pertanyaan tentang materi yang sudah dipelajari dan terkait dengan materi yang akan dipelajari; Mengantarkan peserta didik kepada suatu permasalahan atau tugas yang akan dilakukan untuk mempelajari suatu materi dan menjelaskan tujuan pembelajaran atau KD yang akan dicapai; Menyampaikan garis besar cakupan materi dan penjelasan tentang kegiatan yang akan dilakukan peserta didik untuk menyelesaikan permasalahan atau tugas. Kegiatan Pendahuluan bisa dilakukan dengan : Menyanyikan lagu yang sesuai dengan subtema yang disampaikan, misalnya: Pada Tema 2 Subtema ke-2, Pembelajaran ke-5: Lagu Cublak-Cublak Suweng Menampilkan slide animasi atau video. Menunjukkan benda yang menarik, dll Catatan: Dalam Pendahuluan yang perlu diingat adalah waktu tidak terlalu lama, tetapi bisa mengarahkan peserta didik kepada materi yang akan diajarkan. b. Kegiatan Inti Kegiatan inti dijabarkan lebih lanjut menjadi rincian dari kegiatan: mengamati, menanya, mengumpulkan informasi/ eksperimen, mengasosiasi/ menalar, dan mengomunikasikan termasuk di dalamnya kegiatan eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi. 1) Mengamati Dalam kegiatan mengamati, guru memberi kesempatan seluasluasnya pada peserta didik untuk membaca, mendengar, menyimak, melihat, merasa, meraba, dan membaui (tanpa atau dengan alat). 2) Menanya Dalam kegiatan menanya guru mendorong peserta didik untuk bertanya mengenai apa yang sudah dilihat, disimak, atau dibaca. Bagi peserta didik yang belum mampu mengajukan pertanyaan guru membimbing agar peserta didik mampu melakukannya secara mandiri. Pertanyaan-pertanyaan tersebut bisa bersifat faktual, hipotetik yang terkait dengan hasil pengamatan terhadap objek konkrit sampai abstrak yang berkenaan dengan fakta, konsep, prosedur, dan generalisasi. Kegiatan mengajukan pertanyaan perlu dilakukan terus-menerus agar peserta didik terlatih dalam mengajukan pertanyaan sehingga rasa ingin tahu berkembang. Melalui kegiatan mengajukan pertanyaan peserta didik dapat memperoleh informasi lebiih lanjut dari beragam sumber, baik dari guru, anak maupun sumber lainnya. 3) Mengumpulkan Informasi/eksperimen Setelah melakukan kegiatan menanya, peserta didik menggali dan mengumpulkan informasi dari berbagai sumber belajar, misalnya dengan membaca buku yang lebih banyak, memerhatikan fenomena atau objek yang lebih telitiatau bahkan melakukan eksperimen untuk dijadikan sebagai bahan berpikir kritis dalam menggali berbagai sumber belajar. 4) Mengasosiasi/menalar Berdasarkan berbagai informasi yang diperoleh, peserta didik dapat menemukan keterkaitan satu informasi dengan informasi lainnya, menemukan pola dari keterkaitan informasi, dan mengambil berbagai kesimpulan. 5) Mengomunikasikan Kegiatan berikutnya adalah menuliskan atau menceritakan/ mempresentasikan hasil dari kegiatan yang telah dilakukan oleh peserta didik.Hasil tersebut disampaikan di kelas dan dinilai oleh guru sebagai hasil belajar peserta didik atau kelompok peserta didik tersebut. c. Kegiatan Penutup Dalam kegiatan penutup, guru bersama peserta didik atau peserta didik sendiri: membuat rangkuman/simpulan hasil kegiatan melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, dan layanan konseling memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya 5. Penjabaran Jenis Penilaian Di dalam silabus telah ditentukan jenis penilaiannya. Penilaian pencapaian KD peserta didik dilakukan berdasarkan indikator. Penilaian dilakukan dengan menggunakan tes dan nontes dalam bentuk tertulis maupun lisan, pengamatan kinerja, pengukuran sikap, penggunaan portofolio, penilaian diri, dan penilaian hasil karya berupa: tugas proyek dan/atau produk. Penilaian merupakan serangkaian kegiatan untuk memperoleh, menganalisis, dan menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan, data ini akan menjadi informasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam merancang penilaian yaitu sebagai berikut: a. Penilaian diarahkan untuk mengukur pencapaian kompetensi yaitu KD-KD pada KI-3 dan KI-4. b. Penilaian menggunakan acuan kriteria; yaitu berdasarkan apa yang bisa dilakukan peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran, dan bukan untuk menentukan posisi seseorang terhadap kelompoknya. c. Sistem yang direncanakan adalah sistem penilaian yang berkelanjutan. Berkelanjutan dalam arti semua indikator ditagih, kemudian hasilnya dianalisis untuk menentukan KD yang telah dimiliki dan yang belum, serta untuk mengetahui kesulitan peserta didik. d. Hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut. Tindak lanjut berupa perbaikan proses pembelajaran berikutnya, program remedi bagi peserta didik yang pencapaian kompetensinya di bawah ketuntasan, dan program pengayaan bagi peserta didik yang telah memenuhi ketuntasan. e. Sistem penilaian harus disesuaikan dengan pengalaman belajar yang ditempuh dalam proses pembelajaran. Misalnya, jika pembelajaran menggunakan pendekatan tugas observasi lapangan maka evaluasi harus diberikan baik pada proses misalnya teknik wawancara, maupun produk berupa hasil melakukan observasi lapangan. 6. Menentukan Alokasi Waktu RPP dibuat per kegiatan tatap muka untuk satu hari pembelajaran. Durasi waktu pembelajaran disesuaikan dengan kebutuhan satuan pendidikan. 7. Menentukan Sumber Belajar Sumber belajar adalah rujukan, objek dan/atau bahan yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran, yang berupa media cetak dan elektronik, narasumber, serta lingkungan fisik, alam, sosial, dan budaya. BAB III CONTOH-CONTOH RPP Contoh-contoh RPP yang dikembangkan dalam buku ini mengacu pada format sesuai dengan Permendikbud Nomor 81 A Tahun 2013 tentang Implementasi Kurikulum. Dalam panduan ini diberikan contoh-contoh RPP yang dikembangkan sesuai dengan Buku Guru dan Buku Siswa. Guru dapat mengembangkan dan menyempurnakan model yang ada sebagai alternatif yang dapat dipilih guru. Adapun format RPP yang digunakan sebagai berikut: RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : Kelas/Semester : Tema/Subtema : Alokasi Waktu : A. Kompetensi Inti (KI) KI-1 ___________________________ KI-2 ___________________________ KI-3 ___________________________ KI-4 ___________________________ B. Kompetensi Dasar dan Indikator 1. _____________ (KD pada KI-1) 2. _____________ (KD pada KI-2) 3. _____________ (KD pada KI-3) Indikator: __________________ 4. _____________ (KD pada KI-4) Indikator: __________________

Catatan: KD-1 dan KD-2 dari KI-1 dan KI-2 tidak harus dikembangkan dalam indikator karena keduanya dicapai melalui proses pembelajaran yang tidak langsung. Indikator dikembangkan hanya untuk KD-3 dan KD-4 yang dicapai melalui proses pembelajaran langsung.

C. Tujuan Pembelajaran D. Materi Pembelajaran (rincian dari Materi Pokok) E. Metode Pembelajaran (Rincian dari Kegiatan Pembelajaran) F. Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran 1. Media 2. Alat/Bahan 3. Sumber Belajar G. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Pertemuan Kesatu: a. Pendahuluan/Kegiatan Awal (menit) b. Kegiatan Inti (...menit) c. Penutup (menit) 2. Pertemuan Kedua: a. Pendahuluan/Kegiatan Awal (menit) b. Kegiatan Inti (...menit) c. Penutup (menit), dan seterusnya. H. Penilaian 1. Jenis/teknik penilaian 2. Bentuk instrumen 3. Pedoman penskoran

Sumber: Permendikbud No. 81A Tahun 2013 tentang Implementasi Kurikulum A. Rpp Kelas I Semester 1 PEMETAAN INDIKATOR PEMBELAJARAN (Tema 1 Sutema 1) Penjelasan: Di atas merupakan contoh pemetaan pembelajaran dalam sehari (1x pertemuan). Indikator dalam pemetaan tersebut dapat ditambahkan sesuai dengan kebutuhan masing-masing sekolah Memperkenalkan diri dengan menyebutkan tempat tinggal

Contoh RPP beserta penjelasannya yang sesuai dengan kegiatan pembelajaran di atas sebagai berikut: RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan : SD

Kelas/Semester : I/1

Tema : 1. Diriku

Subtema : 1. Aku dan Teman Baru

Pembelajaran ke- : 1

Alokasi Waktu : 1 Hari

Penjelasan: Penulisan tema dan subtema mengikutsertakan nomor tema/ kode tersebut, sebagai kode urutan tema. Menambahkan komponen pembelajaran dalam identitas agar tampak RPP merupakan pembelajaran keberapa dari subtema yang disebutkan sebelumnya. Penulisan alokasi waktu dituliskan 1 hari. Durasi waktu bisa berbeda-beda disesuaikan dengan kebijakan sekolah. Perlu diingat bahwa pembelajaran pertama tidak harus hari Senin. A. Kompetensi Inti 1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya. 2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru. 3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah. 4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia. Penjelasan: KI mencakup aspek sikap, pengetahuan dan ketrampilan.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator PPKn Kompetensi Dasar: 1.1. Menerima keberagaman karakteristik individu dalam kehidupan beragama sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa di lingkungan rumah dan sekolah 2.1. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru sebagai perwujudan nilai dan moral Pancasila 1.2. Mengenal tata tertib dan aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di rumah dan di sekolah. 4.2. Melaksanakan tata tertib dan aturan yang berlaku dalam kehidupan seharihari di rumah dan di sekolah Indikator: 3.2.1 Mengidentifikasi aturan permainan di sekolah 4.2.1 Menjalankan peraturan pada permainan di sekolah Bahasa Indonesia Kompetensi Dasar: 1.1. Menerima anugerah Tuhan Yang Maha Esa berupa bahasa Indonesia yang dikenal sebagai bahasa persatuan dan sarana belajar di tengah keberagaman bahasa daerah 1.2 Menerima keberadaan Tuhan Yang Maha Esa atas penciptaan manusia dan bahasa yang beragam serta benda-benda di alam sekitar 2.1 Memiliki kepedulian dan rasa ingin tahu terhadap keberadaan wujud dan sifat benda melalui pemanfaatan bahasa Indonesia dan/atau bahasa daerah 2.2. Memiliki rasa percaya diri terhadap keberadaan tubuh melalui pemanfaatan bahasa Indonesia dan/atau bahasa daerah 3.4. Mengenal teks cerita diri/personal tentang keberadaan keluarga dengan bantuan guru atau teman dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata bahasa daerah untuk membantu penyajian. 4.4. Menyampaikan teks cerita diri/personal tentang keluarga secara mandiri dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata bahasa daerah untuk membantu penyajian Indikator: 3.4.1 Mengidentifikasi cara memperkenalkan diri 4.4.1 Memperkenalkan diri dengan menyebutkan nama lengkap 4.4.2 Memperkenalkan diri dengan menyebutkan nama panggilan 4.4.3 Menyebutkan nama temannya SBDP Kompetensi Dasar: 1.1 Merasakan keindahan alam sebagai salah satu tanda-tanda kekuasaan Tuhan 2.1. Menunjukkan rasa percaya diri untuk berlatih mengekspresikan diri dalam mengolah karya seni. 3.1. Mengenal cara dan hasil karya seni ekspresi 4.1. Menggambar ekspresi dengan mengolah garis, warna dan bentuk berdasarkan hasil pengamatan di lingkungan sekitar Indikator: 3.1.1 Mengidentifikasikan cara menghias kartu nama 4.1.1 Memberi hiasan pada kartu nama. PJOK Kompetensi Dasar: 1.1 Menghargai tubuh dengan seluruh perangkat gerak dan kemampuannya sebagai anugerah Tuhan. 2.1. Menunjukkan prilaku percaya diri dalam melakukan berbagai aktivitas fisik dalam bentuk permainan. 3.3. Mengetahui konsep gerak dasar manipulatif sesuai dengan dimensi anggota tubuh yang digunakan, arah, ruang gerak, hubungan, dan usaha, dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau permainan tradisional. 4.3. Mempraktikkan pola gerak dasar manipulatif sesuai dengan dimensi anggota tubuh yang digunakan, arah, ruang gerak, hubungan, dan usaha, dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau permainan tradisional. Indikator: 3.3.1. Mengidentifikasi gerakan melempar bola sebagai gerak manipulatif 4.3.1 Melakukan gerakan melempar bola 4.3.2 Melakukan gerakan menangkap bola Penjelasan: Penulisan indikator menggunakan penomoran yang mencerminkan KD pengetahuan atau ketrampilan. Indikator dapat ditambahkan sesuai dengan kebutuhan sekolah C. Tujuan Pembelajaran 1. Dengan mengamati guru memperkenalkan diri, peserta didik dapat memperkenalkan diri dengan benar. 2. Melalui permainan lempar bola, siswa dapat memperkenalkan diri dengan menyebutkan nama panggilan secara benar. 3. Dengan melakukan permainan siswa dapat menyebutkan nama lengkap dengan benar. 4. Dengan mengikuti permainan lempar bola, peserta didik dapat menjalankan peraturan permainan dengan disiplin. 5. Setelah mendengar penjelasan guru, siswa dapat menghias kartu nama dengan rapi. Penjelasan: Tujuan pembelajaran menggunakan kata kerja operasional yang dapat diukur. Tujuan pembelajaran mencerminkan kegiatan pembelajaran yang meliputi aspek sikap, pengetahuan dan ketrampilan.

D. Materi Pembelajaran Perkenalan diri Peraturan permainan Gerakan melempar dan menangkap Menghias gambar kartu nama Penjelasan: Materi pembelajaran disesuaikan dengan indikator tanpa menyebutkan mata pelajaran.

E. Metode Pembelajaran Pendekatan : Saintifik Metode : Permainan/simulasi, diskusi, tanya jawab, penugasan Penjelasan: Pemilihan metode disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan KD yang akan dicapai dengan tetap menggunakan pendekatan saintifik. F. Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran 1. Media:Kartu Nama, Model Kartu Nama Ukuran besar (30 cm x 20 cm), dan lagu Siapa Namamu. 2. Alat/Bahan: Bola plastik/ bola dari kertas bekas, karton/ kertas/ kardus bekas yang sudah dipotong-potong dan diberi nama masing-masing peserta didik, pensil warna/ spidol, tali/ peniti/ alat lain untuk memasangkan kartunama 3. Sumber Belajar: Buku Guru, Buku Siswa, lingkungan sekolah seperti saung, aula, lapangan, dll. Penjelasan: Pemilihan media, alat/bahan dan sumber belajar dapat bervariasi disesuaikan dengan kondisi lingkungan, dengan tujuan untuk memudahkan peserta didik memahami materi pembelajaran. G. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi waktu

Pendahuluan 1. Mengawali kegiatan pembelajaran dengan salam, mengucapkan selamat datang, dan menyapa peserta didik dengan menanyakan kabar mereka serta menanyakan bagaimana perasaan mereka di kelas yang baru. 2. Melakukan komunikasi tentang kehadiran peserta didik. 3. Mengajak siswa menyanyikan lagu Disini senang Disana Senang 4. Siswa menyanyi bersama, sambil menirukan gerakan guru. 5. Menyampaikan secara garis besar tema, 15 menit

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi waktu

subtema, tujuan pembelajaran dan kegiatan yang akan dilakukan dengan bahasa yang sederhana dan dapat dipahami oleh peserta didik. 6. Memberi motivasi kepada peserta didik agar semangat dalam mengikuti pembelajaran yang akan dilaksanakan.

Penjelasan: Hal utama dalam pendahuluan adalah mempersiapkan peserta didik agar dapat mengikuti pembelajaran dengan baik. Mempersiapkan psikis dengan motivasi. Contoh kegiatan pendahuluan: menyanyi, menampilkan gambar animasi atau video, menunjukkan gambar yang merarik, dll.(disesuaikan dengan tema). Kegiatan Inti 1. Guru memperkenalkan diri, peserta didik menyimak dan memperhatikan. (Mengamati) 2. Guru menanyakan kepada peserta didik siapa yang pernah berkenalan dengan teman baru kemudian meminta dua peserta didik untuk mendemonstrasikan cara berkenalan. Peserta didik lain diminta untuk memperhatikan secara seksama. (Mengamati) 3. Guru meminta peserta didik untuk mengamati buku siswa hal. 1-3. (Mengamati) 4. Guru menunjukkan cara berkenalan, seperti yang dilakukan Edo dan Beni di buku siswa halaman 3. (Mengamati)

90 Menit

5. Peserta Didik diberi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan cara berkenalan teknik dan sikap berkenalan Menanya() 6. Peserta Didik diajak untuk saling berkenalan melalui sebuah permainan lempar bola dan guru menjelaskan aturan bermainnya. (peserta didik diminta melingkar, boleh duduk atau berdiri, dan guru mencontohkan cara melempar dan menangkap bola dengan tepat). (Mengamati) 7. Permainan dimulai dari guru mengulang memperkenalkan diri, Selamat pagi, nama saya Ibu/Bapak....nama panjang saya....biasa dipanggil Ibu/Bapak.... kemudian, melempar bola pada salah satu peserta didik (hindari pelemparan bola dengan keras)).Eksperimen( 8. Peserta didik yang berhasil menangkap bola harus menyebutkan nama lengkap dan nama panggilan. Kemudian, dia melempar kepada teman lain. Teman yang menangkap lemparan bola, menyebutkan nama lengkap dan nama panggilan. (Eksperimen). 9. Peserta didik saling berkenalan seterusnya sampai semua saling mengenal dengan sikap percaya diri dan santun. (Mengolah Informasi). 10. Setelah semua memperkenalkan diri, guru mengajak peserta didik untuk bernyanyi sambil mengingat kembali nama-nama teman di kelas. Guru menyanyikan lagu yang terdapat di buku siswa. (Mengomunikasikan) Lirik lagu Siapa Namamu Ciptaan A.T. Mahmud 2 / 3 . / 3 4 / 5 ./1 Sia pa kah na ma mu 4 / 3 . / 3 3 /1 . //5 Na ma ku ............. )sebutkan nama anak(

11. Peserta didik berada pada posisi lingkaran. Guru menyanyi sambil menepuk salah satu peserta didik, lalu peserta didik itu menyebutkan namanya. Lalu peserta didik tersebut sambil menyanyi Siapakah Namamu menepuk teman di sebelahnya dan teman tersebut menyebutkan namanya sambil mengikuti irama lagunya dan seterusnya.(Mengomunikasikan) 12. Kegiatan ditutup dengan diskusi pentingnya saling mengenal, karena tak kenal maka tak sayang, upayakan guru memberikan penguatan tentang pentingnya saling mengenal. (Mengomunikasikan)

Istirahat 30 Menit

Setelah istirahat selesai, guru melanjutkan kegiatan pembelajaran. 13. Guru menyampaikan bahwa untuk dapat mengenal nama teman, kita bisa juga menggunakan kartu nama. Kemudian menyampaikan bahwa peserta didik akan membuat kartu nama mereka masingmasing. (Mengamati) 14. Guru menunjukkan macam-macam kartu nama, kemudian mengajak peserta didik memperhatikan contoh kartu nama yang terdapat pada buku siswa hal.4.(Mengamati). 15. Guru menunjukkan kartu namanya sendiri yang sudah dibuat di karton besar sebelumnya sebagai contoh dan melakukan tanya jawab langkah menghias kartu nama.(Mengamati) 16. Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengajukan pertanyaan berkaitan dengan contoh kartu nama. (Menanya). 17. Guru membagikan potongan-potongan karton seukuran kartu nama.(Mengamati) 18. Guru membagikan kertas bertuliskan nama siswa kepada masing-masing siswa untuk dijadikan contoh untuk menulis.(Mengamati) 19. Lalu, Siswa diminta menuliskan namanya di karton kartu nama dan menghias atau mewarnai kartu 60 Menit

nama mereka masing-masing.(Eksperimen). 20. Peserta didik diminta menggunakan kartu namanya dan memperkenalkan nama dirinya dengan menunjukkan nama yang ada pada kartu nama secara bergantian.(Mengomunikasikan). 21. Peserta didik berada pada posisi lingkaran. Guru menyanyi sambil menepuk salah satu peserta didik, lalu peserta didik itu menyebutkan namanya. Lalu peserta didik tersebut sambil menyanyi Siapakah Namamu menepuk teman di sebelahnya dan teman tersebut menyebutkan namanya sambil mengikuti irama lagunya dan seterusnya.(Mengomunikasikan) 22. Setelah semua peserta didik sudah mendapatkan giliran menyebutkan nama masing-masing, guru menjelaskanbahwa kartu nama tersebut akan digunakan selama berada di sekolah atau dipajang di kelas.

Penjelasan: Berisi langkah-langkah sistematis yang dilalui peserta didik. Langkahlangkah tersebut disusun secara runtut agar peserta didik dapat menunjukkan perubahan perilaku sebagaimana dituangkan pada tujuan pembelajaran dan indikator. Dalam kegiatan inti pembelajaran harus mencakup pendekatan saintifik yang meliputi kegiatan mengamati, menanya, mencoba, menalar/ mengolah informasi, dan mengkomunikasikan Langkah-langkah dalam kegiatan inti diatas, diambil dari buku guru dan dapat dikembangkan oleh masing-masing guru disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sekolah dalam upaya pengembangan strategi pembelajaran. Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi waktu

Penutup 1. Guru meminta peserta didik merapikan pekerjaannya, dan menanyakan apakah peserta didik puas dengan pekerjaannya. Dengan arahan guru peserta didik melakukan refleksi dari kegiatan yang sudah dilakukan. Cara menghias kartu nama 15 menit

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi waktu

Ketelitian dan kerapian dalam menghias kartu nama 2. Guru mengulas kembali kegiatan yang sudah dilakukan dengan bertanya jawab dan meminta peserta didik melakukan refleksi dari kegiatan pembelajaran hari ini; Cara berkenalan yang santun Aturan dalam permainan 3. Mengajak semua peserta didik berdoa menurut agama dan keyakinan masing-masing (untuk mengakhiri kegiatan pembelajaran) 4. Mengamati sikap peserta didik dalam berdoa (sikap duduknya, cara membacanya, cara melafalkannya dsb) 5. Apabila ada peserta didik yang kurang benar dan kurang sempurna dalam berdoa, maka setelah selesai kegiatan berdoa, langsung diberi nasehat agar besok kalau berdoa lebih disempurnakan

Penjelasan: Guru mengajak peserta didik untuk melakukan refleksi pembelajaran yang sudah dilakukan; bisa melakukan tanya jawab,menyimpulkan pembelajaran yang sudah dilakukan, memberikan arahan tindak lanjut pembelajaran, pemberian tugas, dll. H. Penilaian 1. Jenis/Teknik Penilaian Penilaian Sikap : percaya diri, disiplin, bekerja sama.

Penilaian Pengetahuan : Tes lisan

Penilaian Ketrampilan : - Unjuk kerja perkenalan diri

- Produk Membuat Kartu Nama Penjelasan: Jenis/ Teknik Penilaian dapat dipetakan berdasarkan sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang ingin dicapai untuk mempermudah dalam mengukur ketercapaian kompetensi. 2. Bentuk Instrumen dan Pedoman Penskoran Lembar Penilaian Sikap Minggu ke-. Bulan ...20. Subtema .... No Nama Perubahan Tingkah Laku

Percaya Diri Disiplin Bekerja Sama

SM MB MT BT SM MB MT BT SM MB MT BT

4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1

1.

2.

3.

4.

Dst

Keterangan: SM = Sudah Membudaya; MB = Mulai Membudaya; MT = Mulai Terlihat; BT = Belum Terlihat Lembar Penilaian Pengetahuan (Tes Lisan) 1. Apa yang biasa kamu sampaikan ketika berkenalan diri dengan teman? 2. Sebutkan sikap yang harus dilakukan ketika memperkenalkan diri! 3. Bagaimana cara memperkenalkan diri yang baik? 4. Mengapa kita harus tertib dalam menjalankan peraturan permainan? 5. Sebutkan kegunaan kartu nama ! Penilaian Keterampilan. Format Penilaian Unjuk Kerja Perkenalan Diri No Nama Kemampuan memperkenalkan diri Kemampuan menjalankan aturan permainan Kemampuan melakukan gerakan melempar dan menangkap

SB B C PB SB B C PB SB B C PB

4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1

1.

2.

3.

dst

Rubrik Penilaian Unjuk Kerja Perkenlan Diri No Kriteria Sangat Baik 4 Baik 3 Cukup 2 Perlu Bimbingan 1

1. Kemampuan memperkenalkan diri Peserta didik mampu menyebutkan nama panjang dan nama panggilan Peserta didik mampu menyebutkan nama panjang Peserta didik hanya mampu menyebutkan nama panggilan Peserta didik belum mampu memperkenal-kan diri

2. Kemampuan menjalankan aturan permainan Peserta didik mampu melakukan permainan sesuai dengan instruksi tanpa pengarahan ulang Peserta didik mampu melakukan permainan sesuai aturan tetapi dengan satu kali arahan ulang Peserta didik mampu melakukan permainan sesuai aturan, tetapi dengan lebih dari satu kali arahan ulang Peserta didik belum mampu melakukan permainan sesuai dengan aturan

3. Kemampuan melakukan gerakan melempar dan menangkap Peserta didik mampu melempar dan menangkap bola dengan akurat tidak pernah meleset Peserta didik mampu melempar dan menangkap bola tetapi satu-dua kali meleset Peserta didik mampu melempar dan menangkap bola tetapi lebih dari 3 kali meleset Peserta didik belum mampu melempar dan menangkap bola

Format penilaian Produk membuat kartu nama No Nama Komponen Kartu Nama Jumlah warna yang digunakan

SB B C PB SB B C PB

4 3 2 1 4 3 2 1

1.

2.

3.

dst

Rubrik Penilaian Membuat Kartu Nama No Kriteria Sangat Baik 4 Baik 3 Cukup 2 Perlu Bimbingan 1

1. Komponen kartu nama Memenuhi 3 komponen (gambar/foto diri, hiasan, Memenuhi 2 dari 3 komponen Hanya memenuhi 1 dari 3 komponen Tidak memenuhi 3 komponen

No Kriteria Sangat Baik 4 Baik 3 Cukup 2 Perlu Bimbingan 1

dan bentuk yang unik)

2. Jumlah warna yang digunakan Menggunakan 4 warna atau lebih Menggunakan 3 warna Menggunakan 2 warna Menggunakan 1 warna

Catatan : Refleksi Hal-hal yang perlu menjadi perhatian .......................................................................................................................................................................................................................... Peserta didik yang perlu mendapat perhatian khusus .......................................................................................................................................................................................................................... Hal-hal yang menjadi catatan keberhasilan .......................................................................................................................................................................................................................... Hal-hal yang harus diperbaiki dan ditingkatkan .......................................................................................................................................................................................................................... Remedial Memberikan remedial bagi peserta didik yang belum mencapai kompetensi yang ditetapkan. Pengayaan Memberikan kegiatan kegiatan pengayaan bagi peserta didik yang melebihi target pencapaian kompetensi. ................, ..............20 Kepala Sekolah Guru Kelas I ..................................... ....................................... NIP. NIP. B. Rpp Kelas 1 Semester 2 PEMETAAN INDIKATOR PEMBELAJARAN (Tema 5 Sutema 1) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan : SD Kelas/Semester : I/2 Tema : 5. Pengalamanku Subtema : 1. Pengalaman Masa Kecil Pembelajaran ke : 1 Alokasi Waktu : 1 Hari A. Kompetensi Inti 1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya 2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman dan guru 3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah 4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis dan sistematis, dalam karya yang estetis dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia B. Kompetensi Dasar dan Indikator Bahasa Indonesia Kompetensi Dasar: 1.1. Menerima anugerah Tuhan Yang Maha Esa berupa bahasa Indonesia yang dikenal sebagai bahasa persatuan dan sarana belajar di tengah keberagaman bahasa daerah 1.2 Menerima keberadaan Tuhan Yang Maha Esa atas penciptaan manusia dan bahasa yang beragam serta bendabenda di alam sekitar 2.1 Memiliki kepedulian dan rasa ingin tahu terhadap keberadaan wujud dan sifat benda melalui pemanfaatan bahasa Indonesia dan atau atau bahasa daerah 3.4 Mengenal teks cerita diri atau personal tentang keberadaan keluarga dengan bantuan guru atau teman dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata bahasa daerah untuk membantu pemahaman 4.4 Menyampaikan teks cerita diri atau personal tentang keluarga secara mandiri dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata bahasa daerah untuk membantu penyajian Indikator: 3.4.1 Menjawab pertanyaan tentang cerita masa kecil yang baru diperkenalkan guru 4.4.1 Menceritakan secara lisan peristiwa masa kecil yang diingatnya Kompetensi Dasar: PPKn 1.2 Menerima kebersamaan dalam keberagaman sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa di lingkungan rumah dan sekolah 2.1 Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru sebagai perwujudan nilai dan moral Pancasila 3.1 Mengenal simbol-simbol sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila 4.1 Mengamati dan menceritakan perilaku di sekitar rumah dan sekolah dan mengaitkannya dengan pengenalannya terhadap salah satu simbol sila Pancasila Indikator: 3.1.1 Menirukan sila-sila dalam Pancasila yang dibacakan oleh guru 4.1.1 Menceritakan pengalaman dalam beribadah 4.1.2 Memasangkan simbol-simbol sila Pancasila dengan sila-sila pada Pancasila Kompetensi Dasar: SBDP 1.1 Merasakan keindahan alam sebagai salah satu tanda-tanda kekuasaan Tuhan 2.1 Menunjukkan rasa percaya diri untuk berlatih mengekspresikan diri dalam mengolah karya seni 2.2 Menunjukkan rasa ingin tahu untuk mengenal alam di lingkungan sekitar sebagai sumber ide dalam berkarya seni 2.3 Menunjukkan perilaku disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap alam sekitar melalui berkarya seni 3.2 Mengenal pola irama lagu bervariasi menggunakan alat musik ritmis 4.8 Memainkan pola irama lagu bertanda birama dua dan tiga dengan alat musik ritmis Indikator: 3.2.1 Membedakan pola irama lagu menggunakan alat musik ritmis 4.8.1 Mengikuti irama lagu bertanda birama dua dengan menggunakan alat musik ritmis C. Tujuan Pembelajaran 1. Dengan menyimak cerita tentang pengalaman masa kecil, siswa dapat menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan isi cerita dengan percaya diri. 2. Dengan bimbingan guru, siswa dapat menceritakan pengalaman masa kecil dengan percaya diri. 3. Dengan menirukan bunyi Pancasila, siswa dapat menyebutkan sila-sila Pancasila dengan benar. 4. Dengan mengamati gambar, siswa dapat memasangkan simbol-simbol dalam Pancasila dengan lengkap dan tepat. 5. Dengan menyimak contoh pengamalan sila pertama Pancasila, siswa dapat menceritakan pengalamannya yang berkaitan dengan sila pertama dengan percaya diri. 6. Dengan mendengarkan lagu Garuda Pancasila, siswa dapat mengenal irama lagu bervariasi yang menggunakan alat musik ritmis dengan benar. 7. Dengan mendengarkan lagu Garuda Pancasila, siswa dapat mengikuti pola irama lagu bertanda birama dua menggunakan alat musik ritmis dengan benar D. Materi Pembelajaran Cerita tentang pengalaman masa kecil Lagu Bunda Piara Simbol-simbol sila Pancasila dengan sila-sila pada Pancasila Pola irama lagu menggunakan alat musik ritmis Irama lagu bertanda birama dua dengan menggunakan alat musik ritmis E. Metode Pembelajaran Pendekatan : Saintifik Metode : Penugasan, Tanya Jawab, Diskusi dan Ceramah F. Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran 1. Lagu Bunda Piara. 2. Gambar burung garuda Pancasila. 3. Kartu bergambar simbol-simbol dari Pancasila. 4. Buku siswa. 5. Gambar-gambar berbagai alat musik. G. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu

Pendahuluan 1. Mengajak semua peserta didik berdoa menurut Agama dan keyakinan masing-masing (untuk mengawali kegiatan pembelajaran) 2. Melakukan komunikasi tentang kehadiran peserta didik 3. Peserta didik mendengarkan guru membuka pelajaran dengan menyanyikan lagu Bunda Piara. 4. Menyanyikan lagu Bunda Piara secara bersamasama. 5. Dilanjutkan dengan bertanya jawab tentang syair lagu untuk menghantarkan peserta didik pada pembelajaran yang akan dilakukan. 6. Menginformasikan Tema yang akan dipelajari yaitu tentang Pengalamankudengan Sub 10 menit

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu

Tema Pengalaman Masa Kecil

Kegiatan Inti 1. Peserta didik melakukan pengamatan gambar yang terdapat pada buku siswa.(mengamati). 2. Peserta didik dipancing untuk bertanya mengenai gambar yang sedang diamati. (menanya). 3. Peserta didik diminta menyebutkan kegiatan yang dilakukan pada gambar. (mengumpulkan informasi). 4. Peserta didik diajak membaca bersama-sama wacana yang terdapat pada buku siswa. (mencoba/eksperimen). 5. Peserta didik dipersilakan mengajukan pertanyaan tentang wacana pada Buku Siswa. (menanya). 6. Peserta didik secara bergantian diminta tampil ke depan untuk menceritakan kegiatan yang dilakukan pada gambar. (mengomunikasikan) 7. Peserta didik diminta membentuk kelompok kecil dan berdiskusi mengenai pengalaman masa kecil(mengumpulkan informasi). 8. Setiap kelompok menceritakan kembali hasil diskusi mereka.(mengomunikasikan). 9. Peserta didik dibimbing untuk menyimpulkan hasil presentasi tiap kelompok.(menyimpulkan). 120 Menit

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu

10. Peserta didik mengamati dan mengajukan pertanyaan mengenai gambar burung garuda pada buku siswa.(mengamati, menanya) 11. Peserta didik dan guru berdiskusi mengenai gambar burung garuda beserta simbolsimbolnya.(mengumpulkan informasi). 12. Peserta didik diminta untuk mengucapkan Pancasila secara lantang dengan bimbingan guru.(mengamati, eksperimen). 13. Peserta didik berlomba memasangkan simbol sila-sila dalam Pancasila secara berkelompok.(eksperimen). 14. Guru menyebutkan sila-sila dalam Pancasila secara acak, peserta didik di barisan pertama diminta untuk mencari simbol yang dimaksud. (eksperimen) 15. Peserta yang sudah mendapat giliran mundur ke barisan paling belakang, peserta di barisan kedua maju untuk menjawab soal berikutnya, kelompok yang mampu mengumpulkan skor paling banyak menjadi pemenangnya. 16. Peserta didik mengamati gambar bintang sebagai simbol sila pertama dan diminta menyebutkan dengan lantang bunyi dari sila pertama.(mengamati, mengomunikasikan). 17. Siswa menceritakaan pengalaman beribadah yang berkaitan dengan pengamalan sila kesatu Pancasila. (Mengomunikasikan). 18. Kegiatan dilanjutkan dengan mengamati simbolsila yang lainnya, dan menyebutkan bunyinya. (Mengomunikasikan)

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu

Istirahat

19. Peserta didik dibimbing oleh guru untuk menyanyikan lagu Garuda Pancasila. (mengamati) 20. Peserta didik mengajukan pertanyaan seputar lagu Garuda Pancasila. (menanya). 21. Peserta didik membandingkan lagu yang diiringi alat musik dan yang dibacakan syairnya. (menalar). 22. Peserta didik menyebutkan alat-alat musik yang mereka ketahui. (mengomunikasikan). 23. Guru menjelaskan tentang alat musik ritmis.(mengamati) 24. Peserta didik memilih kartu bergambar alat musik ritmis. (eksperimen/mencoba) 25. Peserta didik diminta untuk menyanyikan kembali lagu Hari Merdeka. (mencoba) 26. Guru menjelaskan tanda birama dua pada musik. 27. Peserta Didik mempraktikkan lagu Garuda Pancasilamelalui penggunaan alat musik. Alat musik dapat diganti dengan menggunakan peralatan dapur seperti panci, ember, dan botol kaca. (eksperimen) 28. Bagi peserta didik menjadi dua kelompok. Satu kelompok diminta menyanyikan lagu Garuda Pancasila, kelompok lainnya mengiringi dengan alat musik. (eksperimen) 29. Peserta didik melakukan kegiatan diatas secara bergantian.(eksperimen) 30. Peserta didik dipancing untuk menayakan tentang isi lagu. (menanya). 31. Peserta didik lain menjawab pertanyaan temannya dengan bimbingan guru. (menalar, mengomunikasikan)

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu

Penutup 1. 2. 3. 4. 5. 6. Bersama-sama peserta didik membuat kesimpulan/ rangkuman hasil belajar selama sehari Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari (untuk mengetahui hasil ketercapaian materi) Melakukan penilaian hasil belajar Mengajak semua peserta didik berdoa menurut agama dan keyakinan masing-masing (untuk mengakhiri kegiatan pembelajaran) Mengamati sikap peserta didik dalam berdoa (sikap duduknya, cara membacanya, cara melafalkannya dsb) Apabila ada peserta didik yang kurang benar dan kurang sempurna dalam berdoa, maka setelah selesai kegiatan berdoa, langsung diberi nasehat agar besok kalau berdoa lebih disempurnakan 15 menit

H. Penilaian 1. Jenis/Teknik Penilaian Penilaian Sikap : percaya diri, disiplin, bekerja sama. Penilaian Pengetahuan : Tes Tertulis Penilaian Ketrampilan : - Unjuk kerja bercerita tentang pengalaman masa kecil - Unjuk kerja menyanyi 2. Bentuk Instrumen dan Pedoman Penskoran Lembar Penilaian Sikap Minggu ke-. Bulan ...20. Subtema .... No Nama Perubahan Tingkah Laku

Percaya Diri Disiplin Bekerja Sama

SM MB MT BT SM MB MT BT SM MB MT BT

4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1

1.

2.

No Nama Perubahan Tingkah Laku

Percaya Diri Disiplin Bekerja Sama

SM MB MT BT SM MB MT BT SM MB MT BT

4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1

3.

4.

Dst

Keterangan: SM = Sudah Membudaya; MB= Mulai Membudaya; MT= Mulai Terlihat; BT = Belum Terlihat Lembar Penilaian Pengetahuan (Tes Tertulis di buku siswa hal 5) Penilaian Keterampilan. Format Penilaian Unjuk Kerja Menceritakan Pengalaman Masa Kecil No Nama Kemampuan menceritakan kembali hasil diskusi (penilaian kelompok) Kepercayaan diri dalam menceritakan pengalaman masa kecil

SB B C PB SB B C PB

4 3 2 1 4 3 2 1

1.

2.

3.

dst

Rubrik Penilaian Menceritakan Pengalaman Masa Kecil No Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Bimbingan (1)

1 Kemampuan menceritakan kembali hasil diskusi (penilaian kelompok) Peserta didik menceritaka n kembali hasil diskusi kelompok dengan menggunaka n Bahasa Indonesia yang baik Peserta didik menceritakan kembali hasil diskusi kelompok dengan menggunakan Bahasa Indonesia dan sesekali dibantu dengan penggunaan bahasa daerah Peserta didik menceritakan kembali hasil diskusi menggunakan bahasa Indonesia yang dibantu dengan penggunaan bahasa daerah Peserta didik menceritak an hasil diskusi dibantu guru sepenuhnya

2 Kepercayaan diri dalam menceritakan pengalaman masa kecil Tidak terlihat ragu-ragu Terlihat raguragu Memerlukan bantuan guru Belum memiliki keberanian menceritak an pengalama n masa kecil

Format Penilaian Unjuk Kerja Menyanyi No Nama Kemampuan bernyanyi Kepercayaan diri Kemampuan memainkan alat musik ritmik sesuai dengan irama

SB B C PB SB B C PB SB B C PB

4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1

1.

2.

3.

dst

Rubrik Pengalaman Menyanyikan Lagu Garuda Pancasila No Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Bimbingan (1)

1 Kemampuan bernyanyi Memenuhi tiga aspek (hafal syair, nada tepat, dan ekspresif) Memenuhi dua dari tiga aspek Memenuhi satu dari tiga aspek Belum mampu memenuhi semua aspek

2 Kepercayaan diri Tidak terlihat ragu-ragu Terlihat raguragu Memerlukan bantuan guru Belum berani tampil bernyanyi

3 Kemampuan memainkan irama Keseluruhan irama lagu dimainkan dengan tepat Sebagian besar irama lagu dimainkan dengan tepat Sebagian kecil irama lagu dimainkan dengan tepat Belum bisa memainkan irama lagu dengan tepat

Catatan : Refleksi Hal-hal yang perlu menjadi perhatian ............................................................................................................................................................................................................................... .............................................................................................................. Peserta didik yang perlu mendapat perhatian khusus ................................................................................................................................................................................................................................ .............................................................................................................. Hal-hal yang menjadi catatan keberhasilan ............................................................................................................................................................................................................................... .............................................................................................................. Hal-hal yang harus diperbaiki dan ditingkatkan ................................................................................................................................................................................................................................ .............................................................................................................. Remedial Memberikan remedial bagi peserta didik yang belum mencapai kompetensi yang ditetapkan. Pengayaan Memberikan kegiatan kegiatan pengayaan bagi peserta didik yang melebihi target pencapaian kompetensi. ................, ..............20. Kepala Sekolah Guru Kelas I ........................................... .......................................... NIP. NIP. C. RPP Kelas 2 Semester 1 PEMETAAN INDIKATOR PEMBELAJARAN (Tema 2 Sutema 2) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan : SD

Kelas/Semester : II/1

Tema : 2. Bermain di Lingkunganku

Subtema : 2. Bermain di Rumah Teman

Pembelajaran ke : 3

Alokasi Waktu : 1 hari

A. Kompetensi Inti 1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya. 2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggug jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru. 3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah. 4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia. B. Kompetensi Dasar Bahasa Indonesia 1.1 Menerima anugrah Tuhan Yang Maha Esa berupa bahasa Indonesia yang dikenal sebagai bahasa persatuan dan sarana belajar di tengah keberagaman bahasa daerah. 2.3 Memiliki rasa percaya diri dan tanggung jawab terhadap keberadaan anggota keluarga dan dokumen milik keluarga melalui pemanfaatan bahasa Indonesia dan/atau bahasa daerah. 3.2 Mengenal teks cerita narasi sederhana kegiatan dan bermain di lingkungan dengan bantuan guru atau teman dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata bahasa daerah untuk membantu pemahaman. 4.2 Memperagakan teks cerita narasi sederhana tentang kegiatan dan bermain di lingkungan secara mandiri dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata bahasa daerah untuk membantu penyajian. Indikator: 3.2.1 Menceritakan berbagai aktivitas bermain di lingkungan sekitar. 4.2.1 Membacakan cerita narasi yang telah ditulis dengan lafal dan intonasi yang jelas. Matematika 1.1 Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya. 2.3 Menunjukkan sikap cermat dan teliti, jujur, tertib dan mengikuti aturan, peduli, disiplin waktu sera tidak mudah menyerah dalam mengerjakan tugas. 3.2 Mengenal operasi perkalian dan pembagian pada bilangan asli yang hasilnya kurang dari 100 melalui kegiatan eksplorasi menggunakan benda konkrit. 4.5 Memecahkan masalah nyata secara efektif yang berkaitan dengan penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, waktu, panjang, berat benda dan uang, selanjutnya memeriksa kebenaran jawabannya. Indikator: 3.2.3 Menentukan gambar yang sesuaian dengan perkalian yang diketahui. 4.3.1 Membuat perkalian yang mungkin jika hasil kali ditentukan. SBDP 1.1 Menikmati keindahan alam dan karya seni sebagai salah satu tanda kekuasaan Tuhan. 2.2 Menunjukkan rasa ingin tahu untuk mengenal alam di lingkungan sekitar sebagai sumber ide dalam berkarya seni. 3.4 Mengetahui cara mengolah bahan alam yang dapat dimanfaatkan sebagai karya kreatif dan olahan makanan. 4.13 Membuat karya kerajinan sebagai penghias benda dengan menggunakan bahan alam di lingkungan sekitar melalui kegiatan melipat, menggunting, dan menempel. Indikator: 3.2.1 Mengidentifikasi bahan alam di lingkungan rumah teman untuk karya kreatif. 4.13.2 Membuat karya kreatif sebagai penghias benda dengan menggunakan bahan alam di lingkungan sekitar melalui kegiatan menggunting (daun pisang, daun nangka, daun kelapa). C. Tujuan Pembelajaran 1. Dengan teks yang telah ditulis siswa sebelumnya, siswa dapat membacakan cerita narasi yang telah ditulis dengan lafal dan intonasi yang jelas dan percaya diri. 2. Dengan mengamati gambar, siswa dapat menceritakan berbagai aktivitas bermain di lingkungan sekitar dengan percaya diri. 3. Dengan mendengarkan cerita yang disampaikan teman, siswa dapat membuat pertanyaan yang berkaitan dengan cerita sesuai EYD dengan cermat. 4. Dengan mengamati gambar, siswa dapat membuat kalimat tanya berdasarkan gambar pada buku siswa dengan cermat. 5. Dengan mengamati media gambar, siswa dapat menentukan gambar yang sesuaian dengan perkalian yang diketahui dengan cermat. 6. Dengan mengamati gambar, siswa dapat menghitung perkalian sederhana dengan cermat. 7. Dengan mempelajari contoh, siswa dapat membuat perkalian yang hasil kali sudah ditentukan dengan cermat. 8. Dengan membaca teks singkat, siswa dapat mengidentifikasi bahan alam di lingkungan sekitar untuk karya kreatif dengan cermat. 9. Dengan memahami cara membuat karya kreatif, siswa dapat membuat karya kreatif sebagai penghias benda dengan menggunakan benda alam di lingkungan sekitar rumah teman melalui kegiatan menggunting (daun pisang, daun nangka, daun mangga) dengan cermat dan bertanggung jawab. D. Materi Pembelajaran Kalimat Tanya Perkalian Sederhana Membuat Karya Kreatif E. Metode Pembelajaran Metode : permainan, latihan, penugasan Pendekatan : saintifik F. Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran Teks Ulang Tahun Edo Gambar tentang kalimat pertanyaan Plastik bening Kacang tanah/biji-bijian Gambar yang berhubungan dengan kegiatan menentukan perkalian Daun pisang, daun mangga, dan daun nangka Gunting, lem, dan pensil. G. Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu

Pendahuluan 1. Mengawali kegiatan pembelajaran dengan memberikan salam dan mengajak semua peserta didik berdoa menurut agama dan keyakinan masing-masing. 2. Melakukan komunikasi tentang kehadiran peserta didik. 3. Menyampaikan secara garis besar tema yang akan dibelajarkan yaitu: Bermain di Lingkunganku dengan sub-tema: Bermain di Rumah Teman. 4. Menyampaikan tujuan pembelajaran. 5. Mengawali kegiatan dengan bernyanyi lagu Selamat Ulang Tahun 15 menit

Kegiatan Inti 1. Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang tugas menulis cerita Acara Ulang Tahun Edo yang telah dibuat siswa pada pembelajaran sebelumnya (mengamati). 2. Peserta didik membacakan cerita yang telah ditulis dengan suara nyaring dan menarik (mengomunikasikan). 3. Peserta didik membuat pertanyaan berdasarkan cerita Acara Ulang Tahun Edo dengan memperhatikan penggunaan EYD (menanya). 4. Peserta didik melakukan kegiatan tanya jawab dari kalimat tanya yang dibuat dengan temannya (menanya). 5. Peserta didik mendiskusikan jawaban yang didapatkan (mengumpulkan informasi). 6. Peserta didik mengamati gambar anak sedang mencari alamat pada buku siswa halaman 56. Dengan fasilitas guru, peserta didik mendeskripsikan gambar tersebut (mengamati). 7. Peserta didik mengamati gambar pada hal 57 dan mendeskripsikan gambar yang diamati (mengasosiasi). 8. Peserta didik membuat kalimat tanya berdasarkan gambar tersebut (menanya). 9. Peserta didik mendiskusikan kalimat tanya yang dibuat sesuai dengan pengamatan gambar (mengasosiasi). 10. Guru membimbing dan memotivasi siswa agar cermat dalam melihat gambar. 11. Peserta didik dibentuk menjadi 4 kelompok. 12. Peserta didik mendengarkan arahan guru mengenai aturan dalam permainan, diantaranya: (mengamati) a) Permainan ini merupakan lomba adu cepat antar kelompok, maka kelompok 90 menit

yang paling cepat dan benar akan mendapatkan 2 bintang dan kelompok yang benar namun kalah cepat mendapat 1 bintang. b) Perwakilan kelompok mengambil media plastik dan kacang tanah yang ada di depan kelas setelah aba-aba mulai dari guru. c) Selanjutnya setiap kelompok berlomba membentuk pengelompokkan kacang tanah di dalam setiap plastiknya dengan jumlah yang sama sesuai abaaba guru. 13. Peserta didik diberikan contoh sebelum memulai permainan dengan bentuk 3 plastik, tiap plastik berisi 5 kacang tanah. Guru menuliskan di papan tulis bentuk perkalian 3 x 5 = 5 + 5 + 5 = 15. (mengamati) 14. Peserta didik menanya hal-hal yang belum dipahami sebelum memulai permainan. (menanya) 15. Guru memberikan aba-aba untuk mulai dan memberikan soal. (mengumpulkan informasi) a) 3 plastik, tiap plastik berisi 4 kacang tanah b) 4 plastik, tiap plastik berisi 5 kacang tanah c) 5 plastik, tiap plastik berisi 6 kacang tanah d) 6 plastik, tiap plastik berisi 4 kacang tanah e) 5 plastik, tiap plastik berisi 3 kacang tanah. 16. Setiap 1 soal, guru langsung memberikan 2 bintang kepada kelompok yang tercepat dan benar serta 1 bintang untuk kelompok

lain yang mengerjakan dengan benar. 17. Masih dalam kelompok yang sama, peserta didik diberikan tantangan untuk menemukan berbagai bentuk pengelompokkan dari sejumlah kacang tanah yang disebutkan guru. 18. Sebelum permainan sessi selanjutnya dimulai, guru memberikan contoh seperti: 20 kacang tanah dapat dibuat menjadi 2 plastik berisi 10 kacang 2 x 10 = 10 + 10 = 20 10 plastik berisi 2 kacang 10 x 2 = 2+2+2+2+2+2+2+2+2+2=20 4 plastik berisi 5 kacang 4 x 5 = 5 + 5 + 5 + 5 = 20 5 plastik berisi 4 kacang 5 x 4 = 4 + 4 + 4 + 4 + 4 = 20 19. Guru memberikan aba-aba untuk mulai dan memberikan soal: (mengasosiasi) a) 12 kacang tanah b) 16 kacang tanah c) 18 kacang tanah d) 30 kacang tanah e) 40 kacang tanah 20. Setiap 1 soal, guru langsung memberikan 2 bintang kepada kelompok yang tercepat dan benar serta 1 bintang untuk kelompok lain yang mengerjakan dengan benar. 21. Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompoknya di depan kelas dan tantangan saat mengerjakan tugas tersebut. (mengomunikasikan) 22. Peserta didik mengerjakan tantangan selanjutnya pada buku siswa hal 58 61. 23. Sebelum istirahat, peserta didik diberi arahan agar istirahat sambil mencari sehelai daun yang dapat digunakan untuk mencetak warna.

Istirahat 30 menit

24. Setelah istirahat, kegiatan pembelajaran dilanjutkan dengan membuat karya seni mencetak penampang menggunakan daun yang ada di lingkungan sekitar. 25. Peserta didik membaca teks pada buku siswa halaman 62 dan mengidentifikasi bahan alam di lingkungan sekitar untuk karya kreatif (mengamati). 26. Peserta didik mendengar dan melihat guru yang memberikan contoh cara mencetak warna dengan daun (mengamati). 27. Peserta didik menanya hal-hal yang belum dipahami (menanya). 28. Peserta didik dibentuk menjadi 4 kelompok dan menyiapkan daun, tinta dan perlengkapan yang diperlukan. 29. Peserta didik mengerjakan karya dari daun sesuai dengan contoh yang diberikan guru (mengumpulkan informasi/eksperimen). 30. Setelah peserta didik mengerjakan dengan daun miliknya agar mendapatkan banyak kreasi dari berbagai daun, peserta didik bertukar daun dengan teman sekelompoknya (mengasosiasi). 31. Peserta didik yang sudah selesai, dipersilahkan untuk presentasi hasil karyanya di depan kelas (mengomunikasikan). 32. Hasil karya yang sudah selesai dan sudah dipresentasikan dipasang pada papan display kelas. 60 menit

Kegiatan Penutup 1. Guru meminta peserta didik merapikan pekerjaannya, dan menanyakan apakah peserta didik puas dengan pekerjaannya. 2. Dengan arahan guru peserta didik melakukan refleksi dari kegiatan yang sudah dilakukan. 15 menit

Cara membuat karya dari daun Ketelitian dan kerapian dalam mencetak warna dengan daun 3. Guru mengulas kembali kegiatan yang sudah dilakukan dengan bertanya jawab dan meminta peserta didik melakukan refleksi dari kegiatan pembelajaran hari ini; Cara menentukan banyaknya perkalian yang mungkin dengan menggunakan media kacang tanah. Membuat kalimat tanya dari gambar. 4. Mengajak semua peserta didik berdoa menurut agama dan keyakinan masingmasing (untuk mengakhiri kegiatan pembelajaran) 5. Mengamati sikap peserta didik dalam berdoa (sikap duduk, cara membaca, cara melafalkan doa, dsb) 6. Apabila ada peserta didik yang kurang benar dan kurang sempurna dalam berdoa, maka setelah selesai kegiatan berdoa, langsung diberi nasehat agar besok kalau berdoa lebih disempurnakan

Penjelasan: Pada kegiatan ini, langkah langkah kegiatan diambil dari buku guru. Pada langkah kegiatan 11 23 merupakan pengembangan dalam strategi pembelajaran. Penggunaan media alam (daun) dapat diambil dari lingkungan sekitar sekolah, jika tidak memungkinkan maka peserta didik diminta untuk membawa dari lingkungan rumahnya sehari sebelum pembelajaran ini. H. Penilaian 1. Jenis/Teknik Penilaian Penilaian Sikap: cermat, percaya diri, bertanggungjawab Penilaian Pengetahuan: tertulis Penilaian Ketrampilan : unjuk kerja membuat karya dari daun 2. Bentuk Instrumen dan Pedoman Penskoran Penilaian Sikap Minggu ke : Bulan : 20. Sub Tema : No Nama Perubahan Tingkah Laku

Cermat Percaya Diri Bertanggungjawab

SM MB MT BT SM MB MT BT SM MB MT BT

4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1

1.

2.

3.

4.

Dst

Keterangan: SM: Sudah Membudaya MB: Mulai Membudaya MT: Mulai Terlihat BT: Belum Terlihat Penilaian Pengetahuan Instrumen Penilaian Kemampuan Membaca Teks Narasi No Nama Isi dan Pengetah uan Pemahaman Isi Teks

SB B C PB SB B C PB

4 3 2 1 4 3 2 1

1.

2.

3.

dst

Keterangan: SB : Sangat Baik B : Baik C : Cukup PB : Perlu Bimbingan Rubrik Penilaian Kemampuan Membaca Teks Narasi No Kriteria Sangat Baik Baik Cukup Perlu Bimbingan

4 3 2 1

1. Kemampuan Membaca Teks Mampu membaca keseluruha n isi teks Mampu membaca setengah atau lebih bagian teks Mampu membaca kurang dari setengah bagian teks Belum mampu membaca teks

2. Pemahaman Isi Teks Mampu menjawab semua pertanyaan yang diajukan Menjawab setengah atau lebih pertanyaan yang diajukan Menjawab kurang dari setengah bagian teks Belum mampu menjawab semua pertanyaan yang diajukan

Kunci jawaban tes tertulis pada buku siswa hal 56-61 a. Tes tertulis: skor Banyak soal: 3 buah Kunci jawaban membuat kalimat tanya: disesuaikan dengan jawaban siswa b. Tes tertulis: skor Banyak soal: 3 buah Kunci jawaban:

c. Tes tertulis: skor Banyak soal: 3 buah Kunci jawaban menebak/menaksir perkalian dengan berbagai kemungkinan jawaban: Mengelompokkan 60 topi: 1 x 60 dan 60 x 1 2 x 30 dan 30 x 2 3 x 20 dan 20 x 3 4 x 15 dan 15 x 4 5 x 12 dan 12 x 5 6 x 10 dan 10 x 6 Mengelompokkan 30 mangkok: 1 x 30 dan 30 x 1 2 x 15 dan 15 x 2 3 x 10 dan 10 x 3 5 x 6 dan 6 x 5 Mengelompokkan 20 yoyo: 1 x 20 dan 20 x 1 2 x 10 dan 10 x 2 4 x 5 dan 5 x 4 Penilaian Ketrampilan Rubrik Penilaian Karya Kreatif sebagai Penghias Benda Menggunakan Bahan Alam dengan Kegiatan Melipat No Nama Ketepatan Melipat Daun Kerapian Keindahan

SB B C PB SB B C PB SB B C PB

4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1

1.

2.

3.

4.

dst

Keterangan: SB : Sangat Baik B : Baik C : Cukup PB : Perlu Bimbingan Rubrik Penilaian Karya Kreatif sebagai Penghias Benda Menggunakan Bahan Alam dengan Kegiatan Melipat No Kriteria Sangat Baik Baik Cukup Perlu Bimbingan

4 3 2 1

1. Ketepatan melipat daun pisang/daun nangka Lipatan daun rapi dan simetris Lipatan daun rapi dan kurang simteri Lipatan daun kurang rapi dan tidak simteris Lipatan daun tidak rapi dan tidak simetris

2. Kerapian dalam menggunting dan menempel Pola menggunting terlihat halus dan tidakterdapat bekas lem di sekitar bidang penempelan Pola menggunting terlihat halus dan terdapat bekas lem di sekitar bidang penempelan Pola menggunting terlihat kasar dan terdapat bekas lem di sekitar bidang penempelan Belum mampu menggunting dan menempel

3. Keindahan karya yang dihasilkan Karya yang dihasilkan menimbulkan kesan rasa sangat kagum Karya yang dihasilkan menimbulkan kesan rasa kagum Karya yang dihasilkan menimbulkan kesan kurang enak dilihat Karya yang dihasilkan menimbulkan kesan tidak enak dilihat

Catatan: Refleksi a. Hal-hal yang perlu menjadi perhatian ___________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________________________________ b. Peserta didik perlu mendapat perhatian khusus ___________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________________________________ c. Hal-hal yang menjadi catatan keberhasilan ____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ d. Hal-hal yang harus diperbaiki dan ditingkatkan ___________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________________________________ Remedial a. Mengulang konsep menebak/menaksir dan membuat segitiga perkalian bagi peserta didik yang belum mencapai kompetensi yang ditetapkan. b. Memberikan perbaikan bagi peserta didik yang belum mampu membaca teks narasi. c. Memberikan perbaikan bagi peserta didik yang belum mampu berkreasi melipat dengan daun. Pengayaan a. Memberi kegiatan pengayaan-pengayaan bagi peserta didik yang melebihi target pencapaian konsep menebak/menaksir dan membuat segitiga perkalian. b. Jika peserta didik sudah lancar membaca cerita narasi, maka diberikan latihan lanjutan dengan membaca topic lainnya. c. Memberikan apresiasi terhadap hasil kerja peserta didik. Mengetahui ________, ____________, 20 Kepala Sekolah, Guru Kelas 2 __________________________ _________________________ NIP NIP D. RPP Kelas 4 Semester 1 JARINGAN KOMPETENSI DASAR PEMETAAN INDIKATOR PEMBELAJARAN (Tema 1, Sub Tema 1) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan : SD

Langkah

Langkah-langkah mengembangkan RPP.
Mengkaji silabus tematik..
Mengidentifikasi materi pembelajaran..
Menentukan tujuan..
Mengembangkan kegiatan Pembelajaran..
Penjabaran jenis penilaian..
Menentukan alokasi waktu..
Menentukan sumber belajar..

Langkah

Langkah-langkah pengembangan RPP berdasarkan kurikulum 2013 adalah sebagai berikut:.
Mengkaji silabus pada Kurnas. ... .
Menentukan tujuan. ... .
Mengembangkan kegiatan pembelajaran. ... .
Penjabaran jenis penilaian. ... .
Menentukan alokasi waktu. ... .
6. Menentukan sumber belajar..

Apa saja komponen RPP di sekolah dasar?

Komponen Penyusunan RPP. 1. Identitas pembelajaran 2. Tema/Sub Tema Pembelajaran 3. Standar Kompetensi/Kompetensi Inti/Tahapan pencapaian perkembangan 4. Kompetensi Dasar 5. Indikator 6. Tujuan pembelajaran 7. Materi pelajaran 8.

Apa saja yang menjadi dasar dalam penyusunan rencana pembelajaran RPP?

Komponen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).
Identitas mata pelajaran..
Standar kompetensi..
Kompetensi dasar..
Indikator pencapaian kompetensi..
Tujuan pembelajaran..
Materi ajar..
Alokasi waktu..
Metode pembelajaran..