Ketimpangan sosial dan kemiskinan memiliki keterkaitan satu sama lain mengapa demikian

Lihat Foto

shutterstock.com

Secara umum ketimpangan sosial artinya tidak seimbang atau adanya jarak yang terjadi di tengah masyarakat.

KOMPAS.com - Ketimpangan sosial merupakan keadaan di mana terjadi kesenjangan, ketimpangan, atau ketidaksamaan akses untuk memanfaatkan sumber daya yang ada.

Secara umum ketimpangan sosial artinya tidak seimbang atau adanya jarak yang terjadi di tengah masyarakat.

Hal ini biasanya disebabkan oleh adanya perbedaan status sosial, ekonomi, maupun budaya.

Dari buku Social Inequality: Forms, Causes, and Consequences (2009) karya Carles Hurst terdapat beberapa pengertian ketimpangan sosial dari ahli, yaitu:

  • Adrinof A Chaniago mengatakan ketimpangan adalah buah dari pembangunan yang hanya berfokus pada aspek ekonomi dan melupakan aspek sosial.
  • Jonathan Haughton menyebut ketimpangan sosial sebagai bentuk ketidakadilan yang terjadi dalam proses pembangunan.

Faktor penyebab ketimpangan sosial

Salah satu penyebab ketimpangan sosial karena adanya hambatan untuk mengakses kehidupan yang lebih layak dan tidak memperoleh kesempatan yang sama dengan kelompok lainnya.

Baca juga: Soal Sunda Empire, Dedi Mulyadi: Penyakit Sosial Lama dan Akut

Faktor penyebab ketimpangan sosial terbagi menjadi dua, yaitu:

Faktor ini terdiri dari rendahnya kualitas sumber daya manusia karena tingkat pendidikan yang kurang maksimal dan budaya kemiskinan.

Budaya kemiskinan adalah sikap putus asa, pasrah, apatis, dan tidak yakin dengan masa depannya.

Sikap tersebut karena masyarakat tidak berdaya secara ekonomi dan kekuasaan. Para orang golongan atas seakan-akan tidak mampu memberikan sikap optimis.

Justru membiarkan yang miskin semakin miskin, yang kaya menjadi kaya.