Apakah yang dimaksud dengan sumber energi yang dapat diperbaharui sebutkan tiga contohnya

Dilihat 25,706 pengunjung

Indonesia adalah negara yang sangat kaya. Tidak hanya kaya akan budaya dan tradisi, negara tercinta kita juga sangat kaya akan hasil alamnya. Banyak kekayaan alam yang bisa dimanfaatkan oleh bangsa ini untuk keperluan di masa sekarang dan masa mendatang.

Salah satu kekayaan alam yang terkubur di Indonesia adalah sumber energi. Terdapat banyak sumber energi yang terpendam di Indonesia seperti batu bara, minyak bumi, gas alam, dan juga biomassa.

Energi-energi tersebut saat ini digunakan sebagai sumber energi utama oleh masyarakat. Contohnya adalah seperti minyak bumi yang diolah menjadi bahan bakar minyak (BBM). Ketika Sobat SMP berangkat ke sekolah menggunakan transportasi umum, bahan bakar yang digunakan oleh kendaraan umum tersebut berasal dari minyak bumi.

Selain itu, listrik yang dinikmati untuk menyalakan lampu, menonton televisi, dan mengisi daya ponsel Sobat SMP berasal dari PLN (perusahaan listrik negara). PLN pun masih mengandalkan batu bara untuk pembangkit tenaga listrik. 

Energi-energi yang telah dijelaskan tadi termasuk ke dalam energi tak terbarukan. Arti dari tak terbarukan adalah apabila energi tersebut habis maka butuh waktu jutaan tahun untuk tergantikan dengan energi yang baru.

Lantas, bagaimana jika energi tak terbarukan sudah habis? 

Tak perlu khawatir, masih banyak sumber energi lain kok Sobat SMP. Bila ada energi tak terbarukan, ada pula yang namanya energi terbarukan. Memangnya apa itu yang disebut energi terbarukan?

Energi terbarukan merupakan sumber energi yang berasal dari sumber daya alam dan tidak akan habis karena terbentuk dari proses alam yang berkelanjutan. Contoh dari energi terbarukan adalah seperti sinar matahari, ombak, angin, dan air. Berikut penjelasannya:

  • Energi surya (sinar matahari)

Energi surya atau energi matahari adalah energi yang didapat dengan mengubah energi panas matahari melalui peralatan tertentu menjadi energi dalam bentuk lain. Matahari merupakan sumber utama energi. Energi matahari dapat digunakan secara langsung maupun diubah ke bentuk energi lain.

  • Energi tidal (pasang-surut ombak)

Melihat Indonesia adalah negara kepulauan yang banyak dikelilingi oleh lautan, energi tidal dapat dimanfaatkan. Energi tidal merupakan energi yang memanfaatkan pasang surutnya air laut. Energi ini juga sering disebut juga sebagai energi pasang surut.

Apakah Sobat SMP pernah melihat kincir angin? Ternyata kincir angin tersebut bukan hanya sebuah hiasan belaka lho! Kincir angin digunakan untuk mengubah energi angin menjadi energi listrik atau bentuk energi lainnya. Umumnya, digunakan dalam ladang angin dalam skala besar untuk menyediakan listrik di lokasi yang terisolir.

Mirip seperti energi angin, pemanfaatan energi air juga menggunakan kincir. Namun, pada kali ini yang digunakan adalah kincir air. Biasanya energi air dimanfaatkan oleh Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang mengandalkan energi potensial dan kinetik dari air untuk menghasilkan energi listrik. Energi listrik yang dibangkitkan ini disebut hidroelektrik.

Nah, sekarang Sobat SMP sudah tahu kan seperti apa energi alternatif di masa depan nantinya? Meskipun ada energi alternatif yang terbarukan, kita juga harus tetap melakukan penghematan energi mulai dari sekarang.

Caranya adalah dengan menggunakan air dan listrik secukupnya. Matikan lampu ketika sudah menjelang pagi hari, nyalakan kembali ketika petang. Selain itu, gunakanlah transportasi umum untuk mengurangi pemakaian bahan bakar minyak yang dapat menyebabkan pemanasan global.

Untuk mengetahui materi mengenai energi, Sobat SMP dapat mempelajari lebih lanjut lewat modul pembelajaran jarak jauh terbitan Direktorat SMP tahun 2020. Modul-modul tersebut bisa  diunduh di situs resmi Direktorat SMP.

Referensi: 

Modul PJJ IPA kelas VII terbitan Direktorat SMP tahun 2020

https://sumber.belajar.kemdikbud.go.id/repos/FileUpload/Usaha%20Pemanasan%20Global-BPSMG/materi1.html diakses pada 16 Maret 2021

Penulis: Pengelola Web Direktorat SMP

Penulis: Cicik Novita
tirto.id - 9 Mar 2021 11:35 WIB

View non-AMP version at tirto.id

Apa perbedaan energi tak terbarukan dan sumber energi terbarukan? Berikut penjelasannya.

tirto.id - Sumber energi adalah segala sesuatu yang menghasilkan energi. Terdapat dua jenis sumber energi yang dipakai saat ini yaitu sumber energi tak terbarukan, dan sumber energi terbarukan.

Sumber energi tak terbarukan

Advertising

Advertising

Untuk melakukan aktifitasnya saat ini manusia banyak memanfaatkan sumber energi tak terbarukan. Yang dimaksud dengan sumber energi tak terbarukan adalah: sumber energi yang dapat habis dan tak bisa didaur ulang. Sumber energi ini membutuhkan waktu yang sangat lama untuk bisa tercipta kembali.

Mengapa demikian? karena sumber energi ini berasal dari fosil tumbuhan serta hewan yang telah terkubur jutaan tahun di dalam bumi dan berubah menjadi minyak bumi. Bahan bakar fosil ini harus ditambang dahulu dari dalam bumi untuk bisa diolah dan dimanfaatkan. Paparan lebih lanjut ditulis laman kemdikbud.go.id seperti berikut:

Contoh sumber energi tak terbarukan adalah:

Manusia menggunakan minyak bumi untuk bahan bakar industri, pembangkit listrik, dan bidang transportasi. Minyak bumi yang diolah menjadi bahan bakar misalnya bensin dan solar.

Batu bara digunakan sebagai bahan bakar yang menggerakan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

Gas bumi untuk keperluan bahan bakar kompor gas, Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) serta lainnya.

Nuklir tergolong sumber energi tak terbarukan karena bahan bakunya terbatas. Biasanya nuklir dihasilkan dari uranium, yang proses penambangannya memerlukan banyak usaha. Selain itu, memakai energi nuklir juga sangat beresiko bila timbul radiasi dari limbah zat radioaktifnya.

Akan tetapi minyak bumi, gas, dan batu bara juga nuklir suatu saat pasti akan habis apabila digunakan secara terus-menerus. Jumlah sumber energi tak terbarukan pun terbatas. Karena itu manusia mulai mencari sumber energi alternatif yang dapat menggantikan sumber energi tak terbarukan tersebut. Sumber energi alternatif itu disebut juga sumber energi terbarukan.

Infografik SC Sumber Energi Terbarukan. tirto.id/Lugas

Sumber energi terbarukan

Pengertian sumber energi terbarukan adalah sumber energi yang bisa didaur ulang, dan dapat diperbarui serta terdapat dalam jumlah banyak. Saat ini yang telah digunakan adalah energi dari biogas, air, angin, dan sinar matahari.

Sinar matahari yang terik adalah sumber energi yang sangat besar dan mudah dijumpai. Panas tersebut dapat disimpan dalam alat yang bernama panel surya, lalu diubah menjadi jenis energi listrik dan energi lain.

Aliran air yang mengalir deras, misalnya yang ada pada sungai dan waduk, dimanfaatkan oleh Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) sebagai penggerak turbinnya. Dengan gerakan turbin itu maka generator pun bergerak untuk menghasilkan listrik. Aliran air termasuk sumber energi yang dapat diperbarui atau terbarukan.

Angin yang bertiup kencang juga menjadi sumber energi terbarukan, karena mudah diperoleh, tak terbatas dan tak habis-habis. Tenaga angin itu dimanfaatkan untuk menggerakkan kincir angin yang tersambung dengan turbin penggerak generator. Generator tersebut menghasilkan listrik yang dapat digunakan untuk banyak hal.

Panas bumi atau geothermal adalah energi yang diambil dari inti bumi yang sangat panas. Biasanya digunakan sebagai pembangkit listrik, dan terletak dengan gunung berapi aktif.

Biomassa atau gas bio adalah energi yang berasal dari bahan organik yang dihasilkan hewan dan tumbuhan. Yang sering dipakai adalah sisa-sisa limbah jagung, tebu, kedelai, kelapa sawit, atau ikan laut.

  • Energi gelombang laut (tidal)
Dilansir laman esdm.go.id gelombang laut atau pasang surut gelombang laut dapat jadi sumber energi yang terbarukan. Saat ini sudah ada Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang Laut (PLTGL) yang menghasilkan listrik untuk kepentingan manusia. Prinsipnya sama dengan pembangkit listrik lain, yakni memakai gelombang laut untuk memutar turbin.

Baca juga:

Baca juga artikel terkait ENERGI atau tulisan menarik lainnya Cicik Novita
(tirto.id - cck/ylk)

Penulis: Cicik Novita Editor: Yulaika Ramadhani Kontributor: Cicik Novita

© 2022 tirto.id - All Rights Reserved.